Categories
Bahasa Aceh

Belajar Mudah Bahasa Gayo Aceh Untuk Komunikasi Harian

Nah, mungkin jika kalian melihat atau mendengar kata Gayo pasti yang terlintas di benak kalian adalah salah satu jenis kopi. Karena itu lah yang pertama penulis ingat, terutama kopi gayo khas salah satu kedai yang dekat dengan salah satu tempat kursus bahasa inggris di Bandung. Nah, Gayo ini adalah nama suku di Aceh. Bahasa Aceh Gayo dituturkan oleh masyarakat di Kabupaten Aceh, Gayo Lues dan Bener Meriah. Keberadaan bahasa ini sama tuanya dengan keberadaan masyarakat asli Aceh.

Penyebaran bahasa ini ke seluruh wilayah Aceh memberikan perubahan kecil. Seperti perbedaan pada dialeknya yang akan berbeda di beberapa daerah. Namun tetap saja, bahasa ini tetap bisa dimengerti.

Cara Mempelajari Bahasa Gayo Aceh

Image Source: pedomanbengkulu[dot]com
Bahasa Gayo adalah bahasa daerah di nusantara. Menguasai bahasa ini tidaklah sulit. Terutama bagi kamu yang tinggal di Indonesia.

Cara paling mudah adalah terjun langsung atau tinggal di Aceh. Dengan tinggal di kawasan ini, kamu akan lebih banyak mendengarkan percakapan dengan bahasa tersebut. Lambat laun, pemahaman bahasa akan datang dengan sendirinya meskipun kadang belum mampu mengucapkannya.

Tapi bagi kamu yang tidak tinggal, hanya datang sekedar berlibur, ada cara khusus yang bisa dilakukan. Khususnya bila ingin menguasai Bahasa Gayo ini. Bagaimana cara mempelajarinya?

Buatlah daftar kalimat harian

Kalimat harian ini dimaksudkan adalah kalimat-kalimat yang sering diucapkan. Misalnya apa kabar, halo dan lain sebagainya.

Bagi pelancong, biasanya menanyakan tentang harga barang, alamat atau petunjuk arah. Kamuhanya perlu memulainya dengan menemukan kalimat-kalimat tersebut.

Lengkapi kalimat harian dengan kosakata dasar

Kosakata dasar ini bisa berupa kata ganti orang, nama benda sampai kata-kata sifat dan kata keterangan. Kosakata dasar ini nantinya bisa digunakan untuk mengindentifikasi apa yang dimaksud dari ucapan lawan bicara.

Praktek dengan penutur aslinya

Sebenarnya tidak sulit untuk menemukan penutur aslinya. Meskipun kenyataannya kamu tidak tinggal di provinsi Aceh. Toh, kamu bisa memaksimalkan kecanggihan teknologi, misalnya jejaring sosial.

Buat pertemanan atau masuk dalam komunitasnya. Kemudian, buatlah percakapan kecil di sana. Ini bisa menjadi praktek kecil untuk mendorong kemampuan bicara kamu dalam Bahasa Gayo Aceh.

Kosakata Bahasa Gayo Aceh

Image Source: pikiranmerdeka[dot]co
Faktanya, tata bahasanya kurang lebih dengan bahasa Indonesia. Artinya, urutan kata dalam membentuk kalimatnya sama. Jadi, kamu hanya perlu kosakatanya saja, kemudian membuat kalimat itu sendiri.

Bahasa Gayo AcehArtinya
AkuAku
KoKau
WeDia
WeaDia
KitaKita
KamKalian
KamMereka
Jema ituOrang itu
NgiAdek
AkamuKakakmu
AkaKakak perempuan
AbangAbang
AmaBapak
IneIbu
KakekKakek
NenekNenek
PemiliKeluarga
RawanLaki-laki
BananPerempuan
BetempatBerkeluarga
JemaManusia, orang
SanaApa
SahanSiapa
HanaApa
IsiMana, dimana
IhiDimana
Kusi, kuhiKemana
Kusi male, kuhi maleMau kemana
SeluhenKapan
SidahBerapa
KuneKenapa
MukuneMengapa
TanguneBagaimana
ArisiDarimana
IniIni
OyaItu
I Di
KiniKesini
KusoKesana
AriDari
GeyelNama
OyaneTadi
SeniSekarang
TaseNanti
OyaneBarusan
SeluniHari ini
ManeKemarin
LangBesok
LusaLusa
Belem, gerilenBelum
Ngoh, ngeSudah
PenahPernah
YoPagi
RuhulSiang
KelemMalam
IyuSore
Sahan geral muSiapa namamu?
Geraku...Namaku...
Isi ko tarengTinggal dimana?
Tengan nguneLagi ngapain
Isi koDimana kamu
ArisikoDarimana kamu
SikoDimana kamu
Urum sahamSama siapa
Seber diSabar saja
Kune keberBagaimana kabarnya
Nge manganSudah makan
Male kusiMau kemana
Gere, enggehTidak
MeraMau
BerijinTerima kasih
DediangJalan-jalan
Galak di ate ku ken koSuka sekali hatiku melihatmu

Perbanyaklah kosakata-kosakata harian, maka kamu akan cepat menguasai Bahasa Gayo Aceh ini. Contohnya adalah dengan membuat catatan sederhana, kemudian mulai mempraktekkannya.

Apa Yang Menarik dari Gayo?

Image Source: tempo[dot]co
Tak kenal maka tak sayang. Namun, jika sudah sayang, maka apapun akan dilakukan. Maka dari itu, jika kamu ingin mengusai Bahasa Gayo, kenali dan sayangi daerah Gayo. Dan sepertinya tidak sulit untuk jatuh cinta dengan daerah yang satu ini.

Jika kamu suka traveling, Gayo menjadi destinasi wisata yang sayang untuk kamu lewatkan. Ada taman Nasional Gunung Leuser. Ada Blangkejeren. Ada Cike dan juga

Dan ada satu tempat yang sedang nge hits di Gayo, yaitu Bur Telege atau Bur Gayo. Ini terletak di desa Hakim Bale Bujang.

Namun, di mana tempat wisata yang ingin Anda kunjungi, jangan lupa untuk mencoba kopi Gayo langsung dari tempat aslinya. Kopi Gayo sudah terkenal hingga keluar Gayo. Dan ketika kamu berwisata di sana, tidak salah jika kamu meluangkan waktu untuk menghabiskan malam yang dingin sambil ditemani kopi Gayo.

Sambil menikmati kopi Gayo, kamu bisa berinterakasi dengan masyarakat sekitar yang mungkin berada di satu tempat dengan kamu. Tapi, jangan gunakan Bahasa Indonesia. Sebisa mungkin gunakan Bahasa Gayo meskipun kamu masih belepotan. Ini momen yang tepat bagi kamu untuk semakin mengasah kemampuan dalam belajar bahasa Gayo.

Categories
Bahasa Aceh

Trik Paling Cepat Dan Mudah Belajar Bahasa Aceh

Dilihat dari sejarahnya, Bahasa Aceh ini adalah bahasa yang diturunkan oleh suku Aceh yang berdomisili di wilayah pesisir, sebagian pedalaman, serta sebagaian kepulauan yang ada di Aceh. Nah, sejarah bahasa Aceh sendiri sering menjadi bahan penelitian loh. Untuk kamu yang penasaran mungkin kamu bisa les bahasa inggris di Bandung atau kota lainnya karena banyak penelitian yang ditulis dalam bahasa inggris.

Nah, kenapa ya bisa banyak di teliti? Hal ini, karena bahasa Aceh masuk dalam rumpun bahasa chemic yang merupakan cabang dari bahasa Melayu-Polinesia yang merupakan cabang dari bahasa Austronesia. Sedangkan beberapa yang masih memiliki kekerabatan dengan bahasa Aceh seperti bahasa cham, jarai, rogli, dan juga 6 bahasa lain yang masih tergolong dalam rumpun bahasa chemic.

Dari penjelasan tersebut, rasa-rasanya Bahasa Aceh termasuk bahasa yang kuno. Dan menurut teori linguistik, semakin kuno sebuah bahasa maka semakin sulit untuk dipelajari. Meskipun demikian, bukan berarti kamu tidak bisa belajar Bahasa Aceh. Apalagi jika kamu memang berniat untuk tinggal di Aceh. Setidaknya kamu tahu beberapa kosakata penting dalam Bahasa Aceh.

Literatur Bahasa Aceh

Sebelum mengulas lebih dalam lagi mengenai trik belajar bahasa Aceh dengan cepat, tidak ada salahnya jika menyinggung lebih jauh lagi mengenai seluk beluk dari bahasa Aceh itu sendiri.

Sampai detik ini, manuskrip berbahasa Aceh tertua yang bisa ditemukan berasal dari tahun 1069 H atau 1658/1659 M yang terdapat pada hikayat seuma’un. Pada mulanya, sebelum penjajah Belanda datang ke Aceh, hampir semua literatur dari bahasa Aceh berbentuk puisi atau yang lebih dikenal dengan hikayat.

Memang ada bahasa Aceh yang berbentuk prosa, contohnya saja seperti kitab bakeu neunan yang merupakan terjemahan dari kitab qawaa’id al-Islaam. Tetapi jumlahnya terbilang sangat sedikit.

Lalu setelah kedatangan Belanda di tanah Aceh, barulah bermunculan karya tulis yang menggunakan bahasa Aceh dalam bentuk prosa yang terjadi pada tahun 1830-an. Misalnya saja seperti lhee sabah nang yang ditulis Aboe Bakar dan De Vries.

Kemudian setelah itu barulah bermunculan berbagai jenis karya tulis dengan bentuk prosa. Tetapi meskipun demikian, kebanyakan masih saja didominasi oleh karya tulis dengan bentuk hikayat.

Cara Berbicara Dengan Orang Aceh

Apapaun jenis bahasanya, pasti ada tata cara dalam bertutur kata di dalamnya. Intinya kamu harus menyesuaikan dengan orang yang ingin diajak bicara. Berikut ini adalah beberapa contoh bahasa Aceh yang mungkin akan sangat berguna pada saat kamu berada di Aceh.

Pue Haba

Umumnya, masyarakat Aceh sering menggunakan pue haba untuk menanyakan kabar. Selain pue haba, untuk menanyakan kabar kamu juga bisa mengucapkan kiban haba. Namun peu haba adalah yang paling sering digunakan oleh masyarakat Aceh ketika ingin menanyakan kabar.

Kah Lagak

Kah lagak ini jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti “kamu cantik.” Penggunaan dari kah lagak ini seringnya dipakai untuk wanita yang secara umur lebih muda, baik adik, maupun teman perempuan.

Dan yang perlu diperhatikan adalah mengucapkan kah lagak ini terdengar sangat tidak sopan jika lawan bicaranya lebih tua. Untuk seseorang yang lebih tua bisa menggunakan gata lagak atau droe neuh lagak.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Selain itu, lagak ini juga bisa kamu ganti dengan tari, yang secara arti juga sama yaitu cantik. Selain tari, kamu juga bisa menggantinya dengan mameh yang dalam bahasa Indonesianya berarti manis.

Dari sedikit pemaparan di atas, sangat jelas bahwa dalam bahasa Aceh juga menggunakan tingkatan. Jadi ada bahasa Aceh kasar dan halus tentunya. Misalnya saja seperti penggunaan kata kah, gata, dan droe nue yang secara arti sebenarnya sama, yaitu “kamu”.

Tetapi ketiganya memiliki perbedaan dalam penempatan katanya. Untuk kah, umumnya dipakai ketika lawan bicara kamu adalah sebaya, seumuran, atau antar teman. Sebab kah ini termasuk dalam bahasa Aceh yang kasar.

Sedangkan untuk droe nue tergolong sebagai bahasa Aceh yang lebih halus atau sopan. Umumnya digunakan pada saat orang tua berbicara kepada seseorang yang lebih muda atau kepada adik.

Dan untuk droe keuh ini, meskipun secara tingkatan sama dengan droe nue, tetapi secara penggunaan umumnya berbeda. droe keuh ini seringnya digunakan oleh guru kepada muridnya atau kepada yang lebih muda.

Sulit ya? Dalam belajar bahasa, memang masa-masa awal tentu saja sulit. Sama halnya ketika anak SD yang diajari Bahasa Inggris. Sulitnya bukan main. Tapi, coba ingat-ingat kembali bagaimana kamu sekarang bisa menguasai Bahasa Inggris walaupun beberapa kata saja? Betul sekali. Karena sering bertemu dengan kosakata Bahasa Inggris, entah itu dari film, brosur berbahasa Inggris, fitur di hp, dan lain sebagainya. Jadi, dengan terus bersinggungan dengan Bahasa Aceh, dijamin, kamu juga bisa cepat menguasainya.

Semoga ulasan yang cukup singkat mengenai penggunaan bahasa Aceh ini bisa berguna bagi kamu ya. Terutama bagi kamu yang ingin sekali belajar bahasa Aceh, entah itu karena urusan bisnis atau barangkali mencari jodoh orang Aceh.

Categories
Bahasa Aceh

Sapaan Lembut dan Kasar Bahasa Aceh Yang Paling Sering Digunakan

Kalimat sapaan tentunya sangat erat kaitannya dengan aktivitas sehari-hari. Dan setiap sapaan ada yang lembut dan kasar. Begitupun juga bahasa Aceh. Bagi kamu yang sedang belajar bahasa Aceh penting sekali untuk memperhatikan hal semacam ini. Nah, turis asing yang belajar bahasa Aceh juga sering loh bertanya tentang hal ini, jika kamu berasar dari daerah dekat Aceh seperti Medan misalnya, kamu juga bisa mulai kursus bahasa inggris di Medan agar bisa menjelaskan hal ini kepada turis asing.

Jangan sampai kamu salah menggunakan kalimat sapaan ya. Meskipun secara arti sama, tetapi dalam penggunaannya sudah pasti berbeda. Kamu tentunya tidak ingin disebut kurang sopan lantaran salah menggunakan sapaan ketika berbicara dengan orang Aceh.

Contoh sederhananya saja kata sapaan bro dalam Bahasa Indonesia. Artinya memang brother atau saudara. Namun, gak mungkin kan kamu menggunakan kata sapaan tersebut untuk orang yang baru kamu kenal atau orang yang jabatannya berada di atas kamu?

Yang Kamu Perlu dan Harus Tahu

Kamu mungkin bukan orang Aceh. Akan tetapi, jika kamu berniat untuk menikah dengan orang Aceh, akan lebih baik jika kamu memhami sedikit Bahasa Aceh. Setidaknya kamu tahu kata-kata yang sering digunakan masyarakat. Tapi, jangan asal menggunakannya. Untuk itu, penting sekali bagi kamu untuk mengetahui mana kata yang biasa digunakan lembut dan mana yang kasar.

Untuk kasus di atas, kamu memang harus belajar Bahasa Aceh. Nah untuk kamu yang ingin membuka sebuah bisnis di Aceh, bisnismu akan sulit untuk maju pesat jika kamu tidak memahami budaya masyarakat Aceh. Dan untuk memahami budaya mereka, kamu perlu belajar bahasa mereka.

Belajar Bahasa Aceh sifatnya opsional. Artinya, kamu tidak harus mempelajarinya jika kamu hanya ingin sesekali berkunjung untuk berwisata misalnya. Tapi akan terasa menyenangkan bukan jika kamu dapat berkomunikasi dengan orang asli yang tinggal di tempat yang kamu kunjungi?

Mengenal Sapaan Halus dan Lembut Dalam Bahasa Aceh

Ketika ingin belajar sebuah bahasa, apapun jenis bahasanya, mengenal terlebih dahulu bahasa sehari-hari justru lebih penting dan bisa mempermudah kamu untuk menguasai sebuah bahasa tertentu. Kata sapaan tergolong pendek dan ringan, tapi bisa bermakna lebih besar jika salah di dalam penempatannya.

Untuk kata sapaan yang akan diulas pada kesempatan kali ini adalah kata sapaan yang memiliki arti Kamu dan Saya. Kata sapaan yang amat sering diucapkan oleh siapapun. Dan di dalam bahasa Aceh, sapaan Kamu dan Saya ini ternyata memiliki dua kosa kata yang berlawanan.

Sapaan untuk Kamu

Di dalam bahasa Aceh, Sapaan Drôe ini ditujukan untuk memanggil Kamu. selain itu, Sapaan Drôe ini tergolong dalam sapaan yang lembut. Namun selain menggunakan Sapaan Drôe, kamu juga bisa menggunakan sapaan Drôeneuh.

Selain menggunakan Sapaan Drôe atau Drôeneuh, kamu juga bisa menggunakan sapaan Gata yang secara arti juga sama, yaitu Kamu. Dan sapaan Gata ini di dalam bahasa Aceh juga termasuk dalam kata sapaan yang lembut.

Sedangkan untuk sapaan Kah yang secara arti sebenarnya juga sama, namun sapaan Kah terbilang kurang sopan jika digunakan untuk menyapa orang yang lebih tua atau orang yang dihormati. Sebab sapaan Kah ini dalam bahasa Aceh tergolong sebagai sapaan yang kasar.

Sapaan untuk Saya

Sapaan Lôn di dalam bahasa Aceh tergolong sebagai sapaan yang lembut. Lôn ini secara arti memiliki arti saya. Sapaan Lôn ini umumnya digunakan dalam aktivitas sehari-hari dan terbilang sapaan yang sopan.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Sapaan Lôn ini bisa berubah menjadi sapaan yang lebih lembut lagi ketika ditambahkan dengan kata lain seperti Lôn Tuan atau Ulôn Tuan. Dan yang perlu dipahami adalah di dalam percakapan yang menggunakan Sapaan Lôn ini memiliki makna menghormati diri sendiri serta tidak ada keangkuhan saat bertutur kata.

Sederhananya seperti ini, untuk menunjukkan rasa sopan atau untuk menunjukkan rasa rendah diri ke seseorang, dalam bahasa Aceh kamu bisa menggunakan Sapaan Lôn ketika berbicara.

Sedangkan untuk sapaan Kêe yang secara arti sama dengan Sapaan Lôn ini tergolong sapaan yang wajar untuk diri sendiri. Meskipun sebenarnya sapaan Kêe ini tergolong sapaan yang wajar untuk masyarakat Aceh bagian barat tetapi sapaan Kêe menjadi sapaan yang cukup kasar untuk wilayah lainnya, utamanya Aceh bagian timur dan utara.

Selain itu, umumnya sapaan Kêe ini digunakan ketika berbicara dengan teman sebaya atau yang secara umur lebih muda dari umurmu. Dan yang perlu diperhatikan adalah sapaan Kêe ini menjadi tidak bagus atau kurang sopan jika yang kamu ajak bicara adalah orang yang lebih tua atau orang yang terhormat. Jadi, jangan sampai kamu menggunakan kata sapaan ini ketika kamu bertemu orang yang lebih tua saat berada di Aceh ya.

Nah, itu dia beberapa sapaan yang bisa kamu pelajari didalam bahasa Aceh, kamu harus melihat lawan bicara kamu ya. Jangan sampai salah menempatkan kata sapaan saat berbicara dengan orang Aceh.

Categories
Bahasa Aceh

Ayo Belajar Bahasa Aceh! Contoh Obrolan Informal Dalam Bahasa Aceh

Untuk kamu yang lagi cari destinasi berlibur, selain tempat-tempat di Jawa, kamu juga bisa mengunjungi Aceh loh. Nah, mungkin belum pernah terlintas di kepala kamu, kenapa sih kamu harus ke Aceh? Ternyata kota Aceh akhir-akhir ini banyak mendapatkan kunjungan, bukan hanya dari masyarakat dari penjuru Indonesia, tapi juga beberapa belahan dunia. Nah, untuk kamu yang datang dari Jakarta, kamu bisa mulai cari kursus bahasa inggris di Jakarta nih supaya bisa berkomunikasi dengan para turis asing nantinya.

Dengan datang ke Aceh, wilayah paling Barat Indonesia, dijamin kamu akan merasakan sensasi baru liburan ke tempat baru selain di Pulau Jawa atau selain ke Raja Ampat Papua yang berada di wilayah paling timur Indonesia. Jangan lupa juga untuk mempelajari bahasa Aceh nya ya!

Mengapa Harus Aceh?

Ternyata di Banda Aceh juga dikenal memiliki destinasi wisata yang sangat recommended loh, seperti Masjid Raya Baiturrahman, kapal PLTD Apung, Museum Tsunami, kapal di atas rumah, dan masih banyak destinasi wisata menarik lainnya yang bisa kamu kunjungi.

Akan tetapi, bukan hanya wisata saja yang sebenarnya menjadi daya tarik dari tempat yang satu ini. Bagi umat Islam di Indonesia, Aceh dikenal sebagai serambi Makkah. Tentu tidak bisa disandingkan dengan tempat aslinya. Akan tetapi, adanya peraturan syariat Islam yang diterapkan di Banda Aceh membuat banyak umat islam tanah air ingin melihat secara langsung bagaimana kondisi sosial budaya di sana.

Nah hal ini membuat Aceh memiliki akulturasi budaya yang unik. Kultur asli orang Banda Aceh yang tercampur dengan aturan agama Islam yang secara ketat diterapkan oleh masyarakat membuat sosial budaya di Banda Aceh tak pernah berhenti untuk diteliti.

Trik Belajar Bahasa Aceh Dengan Cepat

Tidak diragukan lagi jika Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dikenal sangat kaya akan destinasi alamnya. Beragam pulau, pantai, sampai dengan air terjun akan langsung membuat siapapun jatuh hati pada pandangan pertama.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Salah satu hal yang unik di Indonesia adalah hampir setiap pulau yang ada di Indonesia memiliki bahasa daerahnya sendiri. Begitupun juga dengan Aceh. Di sana juga terdapat bahasa daerah yang sangat erat dengan sejarah Aceh itu sendiri.

Dan bagi kamu yang ada niatan berkunjung ke Aceh, sedikit menguasai bahasa obrolan sehari-hari Aceh akan sangat membantu terutama ketika kamu berada di sana. Dengan menguasai beberapa bahasa Aceh, kamu juga bisa lebih mendekatkan diri dengan masyarakat Aceh.

Dan dengan memilih bahasa Aceh untuk berkomunikasi dengan masyarakat Aceh, sudah pasti kamu akan semakin dihormati. Karena seseorang yang kamu ajak bicara pasti akan sangat senang karena kamu mau menggunakan bahasa aslinya untuk berkomunikasi dengannya.

Berikut ini adalah beberapa contoh obrolan sehari-hari informal dalam bahasa Aceh yang sering digunakan setiap harinya.

Peu haba?

Ketika kamu ingin menanyakan kabar dengan menggunakan bahasa Aceh, gunakan Peu haba? yang dalam bahasa Indonesianya memiliki arti Apa kabar?

Maah Teungku, numpang/neukjak tanyeng?

Saat kamu ingin menanyakan sesuatu apapun dengan menggunakan bahasa Aceh, maka ucapkan Maah Teungku, numpang/neukjak tanyeng? Yang dalam bahasa Indonesianya memiliki arti mohon maaf mas, izin mau bertanya?

Nyoe neuk tajak ue mesjid raya? Rheut teuh Tengku?

Tidak lengkap rasanya jika ke Aceh tidak berkunjung ke Masjid Raya Aceh. Dan jika kamu ingin menanyakan di mana lokasi Masjid Raya Aceh dengan menggunakan bahasa Aceh maka katakan saja Nyoe neuk tajak ue mesjid raya? Rheut teuh Tengku? Yang dalam bahasa Indonesianya berarti jika ingin pergi ke mesjid raya? Lewat arah mana ya mas?

Pat waroeng bue Mangat ngen murah disinoe?

Kalau kamu ingin menanyakan tempat makan mana yang paling enak dan murah di Aceh maka katakan saja Pat waroeng bue Mangat ngen murah disinoe? Yang dalam bahasa Indonesianya memiliki arti dimana warung nasi enak dan murah di sini?

Padup teungku?

Saat kamu ingin menanyakan harga sebuah barang dengan menggunakan bahasa Aceh maka katakan saja Padup teungku? Yang dalam bahasa Indonesia berarti berapa harganya mas?

Pat tempat wisata nyang lagak disinoe?

Pat tempat wisata nyang lagak disinoe? ini diucapkan saat kamu ingin menanyakan tempat wisata yang indah di Aceh. Sebab kalimat tersebut dalam bahasa Indonesia berarti Dimana tempat wisata yang indah disini?

Terimong geunaseh Teungku

Dan ketika kamu ingin mengatakan terimakasih dengan menggunakan bahasa Aceh maka katakan saja ‘Terimong geunaseh Teungku’ yang dalam bahasa Indonesia berarti terimakasih mas.

Nah itulah beberapa contoh bahasa Aceh yang bisa kamu pelajari dan kamu gunakan saat berkunjung ke Aceh. Dan semoga ulasan singkat ini bisa membantu kamu ya! Selamat berkunjung ke Aceh!