Categories
Bahasa Jepang

Nonton Anime Sambil Belajar Bahasa Jepang? Bisakah? Anime Keren

Apakah kamu gemar menonton anime? Anime adalah animasi khas Jepang yang populer di Indonesia hingga saat ini. Di samping tujuannya sebagai tayangan untuk menghibur penonton, ternyata bagi sebagian orang menyatakan bahwa menonton anime bisa menjadi sarana mereka untuk belajar bahasa Jepang. Apakah benar?

Bagi seorang pemula pasti akan mencari cara bagaimana belajar bahasa Jepang dengan cepat dan mudah. Karena pada dasarnya mempelajari bahasa Jepang secara lisan maupun tulisan cukup sulit. Apalagi dalam bahasa Jepang terdapat tiga jenis huruf, seperti Kanji, Hiragana, dan Katakana, sehingga kita perlu berlatih lebih maksimal.

Berdasarkan hal tersebut, bagaimana cara belajar bahasa Jepang bagi pemula? Apakah bisa belajar hanya dengan menonton anime? Faktanya belajar bahasa asing dari film, drama, musik, maupun anime merupakan media pembelajaran yang menyenangkan.

Jadi, apa saja manfaat menonton anime jepang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang?

Manfaat anime untuk kuasai bahasa Jepang

1. Memperbanyak kosakata

Mendengar percakapan pada anime merupakan sarana untuk menambah kosakata baru bahasa Jepang. Mempelajari kosakata bahasa Jepang dari anime merupakan metode pembelajaran yang seru melalui audio visual sehingga otak kita akan lebih mudah mengingatnya.

2. Mudah memahami tata bahasa

Seperti bahasa asing pada umumnya, bahasa Jepang memiliki tata bahasanya sendiri. Dengan mendengarkan dialog dan alur cerita pada anime pasti lebih memudahkan kamu memahami tata bahasa yang sering mereka gunakan dalam percakapan bahasa Jepang sehari-hari.

3. Mengerti penempatan bahasa untuk situasi tertentu

Secara visual, anime akan mempraktikkan bagaimana mereka berbicara sesuai dengan kondisi atau situasi tertentu. Nah dari sini kita bisa mengetahui cara menggunakan bahasa yang sopan dan cara berinteraksi dengan teman sebaya.

4. Melatih listening

Poin penting belajar melalui audio visual yaitu bisa melatih kemampuan listening bahasa Jepang. Cara belajar ini pun sangat cocok diterapkan jika kamu memiliki target untuk mendapatkan skor tinggi di bagian listening pada test bahasa Jepang JLPT.

Cara belajar bahasa Jepang dari anime

1. Gunakan subtitle dan hilangkan subtitle

Agar tidak bingung dengan Bahasa Jepang yang sering muncul di anime, dan mengetahui apa arti dari setiap percakapan yang terkandung dalam anime, kamu bisa menggunakan subtitle di awal. Perhatikan kosakatanya dan ingat baik-baik.

Setelah itu kamu dapat kembali menonton anime dengan menghilangkan subtitlenya. Jika kamu lupa dengan arti dari kosakata tersebut, kamu bisa menggunakan subtitlenya kembali dan hilangkan lagi jika sudah ingat.

2. Contoh anime dengen cerita yang ringan

Pasalnya, banyak sekali film anime yang dapat kita temukan. Namun untuk belajar bahasa Jepang, kamu hanya memerlukan genre anime yang ringan.

Rekomendasi anime yang bisa kamu tonton untuk belajar bahasa Jepang di antaranya adalah Shirokuma Café, My Neighbor Totoro, Kiki’s Delivery Service, Kimi no Na Wa, dan K-On!

3. Praktikkan sendiri cara mengucapkannya

Setelah melakukan dua metode di atas, cara terakhir yang bisa kamu lakukan yaitu dengan sesekali mempraktikkan cara mengucapkan setiap kosakatanya. Dengan begitu cara ini akan membantu kamu untuk mengingatnya dengan cepat.

Nah sekarang kamu sudah tahu bagaimana cara belajar bahasa Jepang sambil menonton anime. Jadi bisa disimpulkan bahwa menonton anime merupakan sarana pembelajaran yang seru karena bisa memudahkan kita belajar bahasa asing dengan media audio visual.

Selamat mencoba!

 

Referensi:

https://bahasajepangasik(dot)com/

Categories
Bahasa Jepang

Ingin Liburan ke Jepang? Jangan Ucapkan Bahasa Jepang Ini!

Tahukah kamu terdapat beberapa kosakata bahasa Indonesia yang tidak boleh dipakai ketika sedang berlibur ke Jepang? Sebenarnya, kata ini bukan berarti sangat tidak boleh dipakai. Akan tetapi penggunaan bahasa yang tidak kita sadari artinya bisa saja membuat mereka tersinggung atas apa yang kita ucapkan. Lalu, belajar bahasa Jepang itu gimana?
Sebagai negara matahari terbit, negara Jepang juga terkenal dengan penduduknya yang ramah. Meskipun begitu, jika bagimu bahasa Jepang sulit dipelajari ada baiknya kamu memfilter beberapa kata dari bahasa Indonesia yang hendak diucapkan kepada orang Jepang. Selain kata yang berasal dari bahasa Indonesia, ada juga kosakata bahasa Jepang lainnya yang harus kamu hindari ketika berbicara dengan orang Jepang. Terutama kepada mereka yang usianya di atas kamu.

Daftar kata yang tidak boleh diucapkan di Jepang

1. Cincin
Dalam bahasa Indonesia, cincin adalah sebuah perhiasan cantik yang dipakai oleh Wanita di tangannya. Selain itu, cincin juga merupakan sebuah simbol dalam pernikahan yang melambangkan aliran cinta pasangan tersebut. Lalu, kenapa kita tidak boleh menggunakan kata ini di Jepang?
Ketika kamu mengucapkan kata cincin, yang ditangkap oleh orang Jepang adalah cin-cin yang artinya alat kelamin pria. Oleh sebab itu, ketika kamu ingin mengungkapkan cincin dengan arti perhiasan maka lebih baik menggunakan kata Yubiwa (指輪).

2. Mangkok
Sama halnya dengan cincin, penggunaan kata mangkok di Jepang bisa diartikan sebagai mangko (ま ん こ) atau alat kelamin perempuan.
Ketika kamu menggunakan kata ini saat berada di restoran Jepang dengan niat ingin menambah makanan di mangkok, lebih baik kamu menggunakan kata magu (マグ). Hal ini bertujuan agar pramuniaga restoran tidak salah paham dengan ucapan kita dan memahami maksudnya.

3. Kuso
Walaupun kuso adalah bahasa Jepang, kamu tidak boleh menggunakannya sembarangan ya! Kaarena kuso artinya adalah ‘sial’.

4. Kichigai/Kasu
Dalam bahasa Jepang, kasu (カス) dan kichigai (キチガイ) artinya adalah ‘bodoh’. Kichigai sendiri juga berarti seseorang yang gila atau mengalami cacat mental. Pada awalnya, kichigai sering diucapkan kepada orang yang memiliki masalah mental saat Perang Dunia. Hingga akhirnya kata ini pun tersebar di dunia maya dan kerap digunakan oleh anak muda.
Meskipun begitu, sebagai orang asing yang sedang berlibur ke Jepang jangan sampai kita berucap kata ini agar lebih sopan kepada sesama.

5. Busu/Busaiku
Sama seperti sebelumnya, busu (ぶす) dan busaiku (ぶさいく) artinya adalah jelek atau bodoh. Oleh karena itu, jangan sampai kamu menggunakan kata ini dengan sengaja maupun tidak sengaja ketika berlibur di Jepang.

6. Napkin

Arti dari kata napkin dalam bahasa Jepang memang tidak buruk. Namun ketika kamu terbiasa menggunakan kata napkin dalam bahasa Inggris yang berarti kain pada meja makan dan mengucapkannya di restoran Jepang maka jangan heran bila mereka akan memberikan pembalut kepadamu.

7. Abazure/Yariman
Ketika sedang berlibur ke Jepang, jangan sampai kamu mengucapkan kata ini ya. Apalagi di depan perempuan, karena mereka akan sangat tersinggung jika mendengarnya.

8. Shi’ne/Kutabare
Shi’ne (しね) dan kutabare (くたばれ) dalam bahasa Jepang diartikan sebagai frasa yang kasar diucapkan. Mungkin dalam bahasa Indonesia kita akan mengatakannya seperti ‘mati kau!’ (shi’ne) dan ‘f**k you’ (kutabare).

Nah sekarang kamu sudah tahu beberapa kata yang tidak boleh diucapkan ketika sedang berlibur ke Jepang. Untuk mengantisipasi hal ini terjadi, ada baiknya kita mengajak teman atau tour guide yang memahami bahasa dan budaya Jepang sehingga suasana liburan pun akan lebih nyaman.

Categories
Bahasa Jepang

Kiat Mempelajari Bahasa Jepang Secara Otodidak

Apakah bisa sukses belajar Bahasa Jepang sendiri di rumah? Jawabannya bisa banget. Asal kamu harus tahu tips and triknya. Sebetulnya, jika kamu ingin mencari tempat kursus bahasa Jepang pun mudah loh, sama seperti saat kamu ingin mencari tempat les bahasa inggris di Depok misalnya, ataupun di kota lain. Pasti di tiap kota ada yang membuka les bahasa Jepang.

Banyak alasan kenapa orang mau mempelajari Bahasa Jepang ini. Selain memiliki tujuan untuk bekerja, orang mempelajarinya sebagai alat komunikasi yang memudahkan saat berkunjung di Jepang. Contohnya adalah untuk berlibur.

Kelebihan Dan Kekurangan Belajar Bahasa Jepang Sendiri

Belajar bahasa memang bisa ditempuh dengan beberapa cara. Ada yang mengikuti les, ada juga yang berupaya sendiri. Misalnya belajar mandiri di rumah.

Bagaimana dengan hasilnya? Jika berbicara mengenai hasil, ini tidak bisa dilepaskan dari niat kamu sendiri. Niatan yang kuat, kemudian didukung dengan materi yang tepat akan memberikan hasil yang pasti juga baik.

Dengan kata lain, kamu bisa berbahasa Jepang dengan fasih. Baik itu belajar di tempat kursus maupun di rumah.

Nah, kedua cara ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Di sini, kamu hanya akan ditunjukkan kelebihan dan kekurangan belajar sendiri untuk kamu yang ingin belajar bahasa Jepang secara otodidak.

Kelebihan belajar Bahasa Jepang otodidak

Kelebihan belajar secara mandiri tentu saja tidak terikat oleh waktu. Kamu bisa belajar kapan saja, bahkan dimana saja. Selain itu, tidak ada tambahan biaya untuk mempelajari bahasa tersebut.

Kekurangan belajar Bahasa Jepang otodidak

Kekurangannya adalah merasa jenuh dan motivasi kamu berkurang. Hal ini sangat umum terjadi apalagi saat kamu belajar sendiri. Tidak ada partner yang bisa diajak komunikasi sesering mungkin.

Meskipun begitu, kamu bisa mengakalinya dengan masuk ke komunitas berbahasa Jepang. Toh, banyak komunitasnya di media sosial atau di internet.

Kiat Untuk Mempelajari Bahasa Jepang Di Rumah

Fasih berbahasa Jepang itu bukanlah hal yang mustahil. Meskipun kamu belajar sendiri di rumah. Tentunya, niatkan dengan benar dan ikuti tips berikut ini.

– Carilah materi Bahasa Jepang sehari-hari
– Hafalkan 10 kalimat/kata perhari
– Dapatkan bantuan aplikasi berbahasa Jepang
– Masuk ke komunitas tempat berkumpulnya orang berbahasa Jepang
– Praktekkan kata/kalimat yang sudah dipelajari

Bicara tentang materi, kamu perlu mencari materi seputar kosakata/kalimat yang biasa diucapkan sehari-hari. Kemudian, pastikan untuk menemukan audio tentang percakapannya.

Kamu juga dianjurkan untuk melakukan praktek langsung sesering mungkin. Praktek ini meliputi membaca, mendengarkan, berbicara sampai menulis. Supaya bisa lebih lancar, utamakan mendengarkan dan berbicara terlebih dahulu.

Kosakata Bahasa Jepang Harian

Untuk memulai belajar Bahasa Jepang, coba cari kosakata yang umum digunakan. Misalnya adalah ungkapan selamat, sapaan dan kosakata-kosakata umum. Kosakata ataupun kalimatnya bisa dilihat di bawah ini:

Bahasa JepangArtinya
Ohayou GozaimasuSelamat pagi
KonnichiwaSelamat siang/sore
KombanwaSelamat malam
Oyasumi nasaiSelamat malam/tidur
SayonaraSelamat tinggal
Mata aimashoSampai jumpa lagi
Arigato GozaimasuTerima kasih
SumimasenMaaf
ItadakimasuSelamat makan
SuwaruDuduk
TatsuBerdiri
HoshiiIngin
KiraiBenci
UreshiiSenang
HashiruBerlari
MiruMelihat
KanjiruMerasa
KiruMengenakan (pakaian)
NuguMelepaskan (pakaian)
AgeruMemberi
MorauMenerima
ShaberruMengobrol
OmouBerfikir
OmoidasuMengingat
UtauBernyanyi
OdoruMenari
AuBertemu
FureruMenyentuh
AisuruMencintai
AyamaruMeminta maaf, menyesal
ToruMengambil
HirouMemungut
KireiCantik
HansamuGanteng
NemuiMengantuk
YasashiiBaik hati
IsoguBergegas
OkureruTerlambat
Undou suruBerolahraga
KaesuMengembalikan
NoboruMemanjat, mendaki
TechouBuku catatan

Kosakata ini tidak akan pernah bisa secara langsung membuat kamu fasih berbahasa. Namun jika dilakukan pengulangan dan praktek, maka hasilnya akan sangat bagus.

Setidaknya, ini bisa mengawali pembelajaran sampai mahir berbahasa. Jadi, mari praktekkan sama-sama kosakata tersebut agar kamu bisa mahir menggunakan Bahasa Jepang. Selamat mencoba!

Categories
Bahasa Jepang

Bahasa Dasar dan Tips Travelling ke Jepang yang Harus Kamu Ketahui

Menguasai sapaan dan ungkapan sehari-hari dalam bahasa Jepang bisa membuat traveling Anda semakin menyenangkan. Selain itu, Anda akan semakin dihargai oleh penduduk lokal. Dan yang pasti penduduk lokal akan semakin respect dengan Anda lantaran saat berkomunikasi dengan mereka Anda memilih menggunakan bahasa keseharian mereka. Namun, selain mempersiapkan bahasa Jepang, kamu juga perlu mempersiapkan bahasa Inggris untuk keperluan travel yang lebih luas dengan les bahasa Inggris di Bekasi.

Bisa dikatakan jika Jepang beberapa tahun terakhir ini menjadi salah satu destinasi wisata impian sebagian besar orang Indonesia. Kecanggihan teknologi dan juga gaya hidup masyarakat Jepang yang modern namun masih sangat menjunjung tinggi budaya, adat, dan tradisi menjadi magnet tersendiri untuk berkunjung ke sana.

Apalagi wisata Jepang juga menawarkan beragam destinasi mulai dari pantai, kuil, area ski, perkebunan buah, museum, bunga sakura, dan masih banyak lagi yang lainnya. Oleh sebab itu tidak mengherankan jika banyak yang bermimpi berlibur ke Jepang.

Sapaan Dan Ungkapan Sehari-hari Dalam Bahasa Jepang

Bagi para traveler, minimal bisa menguasai beberapa bahasa sapaan daerah yang akan dikunjunginya sangat penting untuk dilakukan. Dan jika Anda diberi kesempatan untuk berlibur ke Jepang maka berikut ini adalah beberapa bahasa sapaan sehari-hari yang minimal harus Anda ketahui.

1. Ohayou Gozaimasu

https://pixabay.com/

Ohayou Gozaimasu ini artinya adalah selamat pagi. Ketika ada orang Jepang yang mengucapkan ini maka jawab saja dengan Ohayou Gozaimasu atau Anda juga bisa menjawabnya dengan Ohayou.

Ohayu ini sebenarnya singkatan dari Ohayou Gozaimasu. Namun akan lebih sopan jika Anda menjawabnya dengan lengkap. Dan sapaan ini tidak digunakan untuk salam perpisahan di pagi hari. Ohayou Gozaimasu ini umumnya diucapkan dari pukul 06.00 sampai dengan 11.00.

2. Konnichiwa

Arti dari Konnichiwa adalah selamat siang. Ketika ada orang Jepang mengucapkan ini maka jawab saja dengan Konnichiwa juga. Di Jepang tidak ada sapaan selamat sore, oleh sebab itu Konnichiwa ini tetap digunakan meskipun hari sudah sore. Sapaan Konnichiwa ini tidak digunakan untuk salam berpisahan di siang hari.

3. Konbanwa

http://i2.cdn.turner.com/

Konbanwa ini memiliki arti selamat malam. Jika ada seseorang yang menyapa Anda dengan sapaan Konbanwa, maka jawab dengan Konbanwa juga. Sapaan ini diucapkan ketika hari sudah mulai gelap.

Yang perlu Anda ingat juga bahwa selamat malam berbeda dengan selamat tidur. Dan sapaan Konbanwa ini digunakan saat bertemu seseorang di malam hari, tetapi tidak digunakan untuk salam perpisahan di malam hari.

4. Oyasuminasai

Arti dari Oyasuminasai adalah selamat tidur. Ketika ada seseorang yang mengucapkan Oyasuminasai kepada Anda maka balas dengan Oyasuminasai juga. Sapaan ini digunakan saat hendap pergi tidur. Bentuk singkat dari Oyasuminasai adalah Oyusumi.

5. Sayonara

Sayonara memiliki arti selamat tinggal. Jika ada seseorang yang mengucapkan Sayonara kepada Anda maka balas dengan ucapan Sayonara juga. Sapaan ini digunakan saat akan tidak bertemu lagi dalam jangka waktu sangat lama atau bahkan tidak akan bertemu kembali.

6. Dewa Mata Ashita

http://i2.cdn.turner.com/

Sapaan Dewa Mata Ashita ini memiliki arti sampai jumpa besok. Ketika ada seseorang yang mengucapkan Dewa Mata Ashita kepada Anda maka balas dengan ucapan Dewa Mata Ashita juga.

Dewa Mata Ashita ini digunakan ketika hendak berpisah tetapi besok bisa bertemu kembali. Dan Dewa Mata Ashita ini tergolong dari jenis sapaan yang lebih sopan. Bentuk lain dari Dewa Mata Ashita adalah Ja Mata Ashita yang memiliki arti sampai jumpa besok.

Bentuk singkat dari sapaan Ja Mata Ashita adalah Ja Mata yang memiliki arti sampai jumpa. Dan jika Anda ingin bertemu lagi minggu depan, ganti saja Ashita dengan Raishuu atau sesuaikan saja dengan keterangan waktu yang Anda inginkan.

7. Okaerinasai

Arti dari Okaerinasai adalah selamat datang. Okaerinasai ini merupakan jawaban dari Tadaima yang artinya saya pulang. Okaerinasai ini merupakan ucapan selamat datang yang khusus digunakan untuk menyembut keluarga saat kembali pulang.

Jadi sangat berbeda dengan ucapan selamat datang yang digunakan misalnya saja di restoran saat menyambut pengunjung, sapaan selamat datangnya adalah Irrisshaimase yang secara arti juga sama, selamat datang.

8. Itadakimasu

Arti dari Itadakimasu adalah selamat makan. Sapaan Itadakimasu ini digunakan saat hendak makan. Selain Itadakimasu, sapaan yang berhubungan saat makan adalah Gochisousama yang memiliki arti terimakasih untuk makanannya. Gochisousama ini diucapkan setelah selesai makan.

9. Arigato Gozaimasu

Arigato Gozaimasu artinya adalah terimakasih. Ketika ada seseorang yang mengucapkan Arigato Gozaimasu maka Anda bisa menjawabnya dengan Douitashimashite yang berarti sama-sama.

Seperti itulah beberapa sapaan atau ungkapan sehari-hari yang minimal harus Anda pelajari saat ingin traveling ke Jepang. Meskipun Anda bisa menggunakan bahasa Ingris saat berkomunikasi di Jepang nanti, namun alangkah lebih baiknya jika sedikit-sedikit tahu bahasa Jepang sehari-hari seperti di atas.

Categories
Bahasa Jepang

Bahasa Jepang Yang Penting Untuk Traveling Ke Jepang

Bahasa jepang untuk travelling tidaklah rumit untuk diucapkan. Anda yang berencana traveling ke Jepang, ada baiknya jika memahami beberapa kalimat penting dalam bahasa Jepang. Gunanya adalah untuk mengakrabkan dengan penduduk asli negeri sakura, atau Anda juga bisa mengikuti les bahasa Inggris di Medan sebelum berangkat ke Jepang setidaknya Anda menguasai bahasa international.

Bagi sebagian orang, liburan akan dimanfaatkan untuk berkunjung ke tempat wisata. Entah itu obyek wisata domestik ataupun mancanegara. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengalaman baru dan memperoleh fikiran yang lebih fresh.

Salah satu destinasi wisata populer di era modern saat ini adalah di negeri sakura. Banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi oleh traveler. Dan tentunya berkunjung di tempat keren Jepang akan meningkatkan gengsi dari traveler.

Ketika mau bepergian ke luar negeri, bahasa memang menjadi kendala bagi sebagian orang. Apalagi jika traveling ke Jepang. Bahasanya cukup sulit, dan hampir kebanyakan orang tidak memahaminya.

Selain memiliki modal berbahasa inggris yang baik, tidak ada salahnya jika Anda juga membekali diri dengan bahasa nasional Jepang. Cukup pahami sapaan sederhana saja, sisanya bisa dikomunikasikan dengan bahasa inggris.

Apakah Begitu Penting Belajar Bahasa Jepang?

ggpht.com

Jika niatannya hanya sekedar untuk berliburan di Jepang, belajar bahasanya tidak terlalu penting. Tapi setidaknya, Anda tahu beberapa kosakata untuk membekali diri. Misalnya kosakata yang mudah untuk menyapa penduduk asli jepang.

Tetapi jika niatannya untuk bekerja di tempat tersebut, tentu wajib bagi Anda untuk mempelajarinya. Karena memang bahasa tersebut akan dimanfaatkan sebagai alat komunikasi harian.

Meskipun dikatakan tidak terlalu penting lantaran Anda sudah punya bekalan bahasa inggris, tetapi kadang Anda juga butuh bahasa jepang. Misalnya untuk bertanya sesuatu pada penduduk aslinya.

Pertanyaan paling umum yang dilontarkan oleh traveler adalah apakah Anda bisa berbicara dengan bahasa inggris. Jika didapati jawaban “ya”, Anda bisa berinteraksi dengan menggunakan bahasa inggris. Entah itu untuk mengorek informasi mengenai rute, alamat dan lain sebagainya.

Anda tidak bisa langsung berbicara bahasa inggris, karena tidak semua penduduk aslinya mahir berbahasa inggris. Makanya, Anda disarankan untuk menghafal kalimat-kalimat umum yang bisa dimanfaatkan untuk interaksi selama berada di jepang.

Kalimat Jepang Sederhana Yang Perlu Dipahami Oleh Traveler

picdn.net

Faktanya, berlibur ke jepang harus bisa bahasa jepang tidaklah begitu adanya. Karena, kemampuan orang itu beda-beda dalam berbahasa. Kalau belajar bahasa terlebih dahulu, pasti rencana datang ke jepang hanya akan memakan waktu lama. Bahkan, rencananya akan gagal di kemudian hari.

Anda tidak perlu kursus bahasa jepang segala. Cukup pahami beberapa kalimat paling umum yang nantinya bisa memuluskan rencana jalan-jalan di jepang. Apa saja kalimat yang dimaksud? Mari pahami beberapa kalimat berikut ini.

Ohayo gozaimas

Ini merupakan kalimat sapaan yang biasa diucapkan oleh orang. Artinya adalah selamat pagi.

Konnichiwak

Sama halnya dengan kalimat yang pertama. Konnichiwak juga merupakan sapaan selamat. Tetapi diucapkan di siang hari. Artinya adalah selamat siang.

Kongbangwa

Kalau sapaan yang ketiga ini bermakna selamat malam. Kalau Anda bertemu dengan orang atau sedang ingin tidur di penginapan pada malam hari, tak ada salahnya jika Anda mengatakan kongbangwa.

Sumimasen

Kalimat yang selanjutnya adalah sumimasen. Ini diucapkan bila Anda ingin bertanya sesuatu. Tentu tahapannya dimulai dari sapaan selamat pagi, siang atau semacamnya. Baru Anda bisa mengucapkan sumimasen.

Makna dari sumimasen ini adalah permisi. Ini bisa diucapkan jika Anda ingin bertanya sesuatu. Tentu kesannya adalah lebih sopan.

Onegaishimas

Selain sumimasen, Anda juga bisa menggunakan kosakata onegaishimas. Maknanya adalah tolong. Kalau mau bertanya atau meminta bantuan orang lain, Anda bisa gunakan kalimat tersebut.

Ogenki deska

Sapaan lanjutan yang perlu dipelajari oleh turis adalah ogenki deska. Makna utamanya adalah menanyakan kabar.

Haik dan Li-yek

Dua kalimat ini juga sering dimanfaatkan. Untuk kata Haik sendiri berarti iya, sementara Li-yek berarti tidak. Jangan sampai salah ucap.

Mata aimasho

Kalau sudah menyapa dan menanyakan berbagai hal, Anda bisa mengakirinya dengan kalimat mata aimasho. Maknanya adalah sampai jumpa lagi.

Arigato gozaimas

Kalimat ini juga penting untuk mengakhiri percakapan. Kalimat ini lebih diutamakan untuk mengakhiri sebuah bantuan dari orang. Makna dari arigato gozaimas adalah terima kasih.

Eigo wo hanasemaska

Sebelum melakukan interaksi lebih dalam, Anda bisa bertanya dengan kalimat eigo wo hanasemaska. Maknanya adalah apakah Anda bisa berbahasa inggris? Kalau bisa, tinggal lanjutkan bertanya mengenai informasi yang dibutuhkan menggunakan bahasa inggris. Jika tidak, gunakan kata maaf dan terimakasih. Sisanya akhiri dengan sapaan selamat tinggal atau semacamnya.

Kono juu-sho made onegaishimas

Kalimat selanjutnya cukup panjang. Tapi ini sangat berguna untuk para turis. Biasanya diucapkan ketika berada di alat transportasi. Makna dari kono juu-sho made onegaishimas adalah bawa saya ke alamat ini.

Kore wa ikura deska

Kalau yang satu ini khusus untuk menanyakan harga suatu barang atau apapun. Maknanya kore wa ikura deska adalah ini berapa harganya.

Demikianlah beberapa kalimat penting yang bisa dihafalkan. Jadi, apakah Anda sudah hafal salah satu bahasa jepang untuk travelling ini?

Exit mobile version