15 Kosakata Serapan Bahasa Sunda dari Bahasa Belanda

Bahasa Sunda Jan 05, 2021 No Comments

Setiap bahasa pasti memiliki akarnya, entah dari percampuran dengan bahasa lain, kombinasi tertentu, hingga pergeseran makna. Hal tersebut juga berlaku dalam bahasa Sunda yang dikenal dengan bahasa yang memiliki berbagai tingkatan kesopanan serta penggunaan yang berbeda dalam setiap tingkatannya.

Pengaruh penjajahan kolonial Belanda membuat bahasa Sunda banyak menggunakan istilah yang hampir serupa. Konon, dahulu kala para pribumi di Indonesia termasuk Sunda di antaranya sering berkomunikasi menggunakan bahasa Belanda. Sehingga, hal tersebut membuat mereka memiliki kosakata bahasa Belanda yang luas.

Diketahui bahwa pribumi Sunda sering menangkap kata-kata yang dimaksud oleh para kolonial Belanda dengan pengucapan yang agak berbeda. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak kosakata bahasa Sunda yang muncul dari serapan bahasa Belanda. Berdasarkan penelitian dari ahli bidang linguistik di Universitas Padjadjaran, terdapat 1164 kata bahasa Sunda yang berasal dari bahasa Belanda.

BELI KURSUS, GRATIS KURSUS! Dan dapatkan hadiah merchandise menarik*. Buruan dapetin ▶ 💰 DISKONBelajar Inggris di EF English First. Belajar semakin menyenangkan! 🇬🇧 🇮🇩 🇸🇪

Berikut adalah beberapa kosakata serapan bahasa Sunda dari bahasa Belanda beserta penjelasannya:

  1. Enteh (Thee)

    Dikenal juga sebagai teh, yaitu minuman yang berasal dari pucuk daun atau tangkai daun yang dikeringkan.
    Enteh

  2. Laci (Laadje)

    Merupakan wadah berbentuk kotak yang ada pada meja atau lemari, berfungsi sebagai tempat menyimpan barang.Laadje

  3. Talek (Talk)

    Dikenal sebagai bedak yaitu bubuk yang digunakan sebagai produk kosmetik untuk membuat kulit menjadi cerah dan lembut.Talek

  4. Panatik (Ganatiek)

    Sama seperti kata ‘fanatik’ dalam bahasa Indonesia, ‘panatik’ berarti memiliki kepercayaan atau rasa suka yang sangat kuat terhadap sesuatu atau seseorang.Ganatiek

  5. Yahut (Ja, Goed)

    Menjelaskan sesuatu atau seseorang yang memiliki kualitas sangat tinggi (hebat, sangat bagus, cantik sekali, dst).Ja Goed

  6. Hordeng (Gordijn)

    Dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai ‘tirai’ atau ‘gorden’ yang berfungsi untuk menutup jendela.Gordijn

  7. Istrénan (Installuren)

    Merupakan rangkaian acara pelantikan pejabat tinggi atau acara resmi yang dihadari oleh khalayak umum. Saat ini, istilah tersebut juga umum digunakan untuk acara pelepasan wisudawan.Installuren

  8. Katel (Katel)

    Merupakan wajan yang digunakan untuk memasak, menumis, hingga menggoreng berbagai olahan makanan.Katel

  9. Koprol (Koprollen)

    Suatu gerakan yang dilakukan dengan cara menjungkir balikan badan. Gerakan ini biasa dilakukan untuk senam dalam berolahraga.Koprollen

  10. Lapor (Rapporteren)

    Melaporkan hasil pekerjaan atas perintah atasan atau bisa juga menjelaskan suatu berita yang berkaitan dengan urusan negara.Rapporteren

  11. Mangkir (Mankeer)

    Menjelaskan suatu tindakan atau peristiwa tidak hadirnya seseorang dengan disengaja (bolos) atau tidak ada di daftar absensi.Mankeer

  12. Pansiun (Met Pensioen Gaan)

    Menjelaskan situasi di mana seseorang dinyatakan telah berhenti bekerja karena masa kerjanya telah habis (biasanya dibatasi umur).Met Pensioen Gaan

  13. Setarten (Starten)

    Menghidupkan kendaraan beroda dua atau beroda empat yang dilakukan dengan memasukkan kunci untuk mengendarainya.Starten

  14. Taksir (Taxeren)

    Mengira-ngira hitungan jumlah atau harga barang yang akan dibeli atau dicatat. Dalam bahasa Sunda berbentuk nomina sering disebut juga sebagai ‘taksireun’.Taxeren

  15. Jaliken (Jerrican)

    Dikenal sebagai ‘jerigen’ dalam bahasa Indonesia, merupakan alat yang digunakan sebagai wadah untuk menampung air atau minyak (bensin).Jerrican

Menurut penelitian yang ada, kosakata serapan bahasa Sunda dari bahasa Belanda yang mendominasi adalah yang berhubungan dengan urusan pemerintahan modern juga keilmuan serta teknologi.
Dapat disimpulkan bahwa adanya kemiripan dalam pengucapan dipengaruhi oleh sistem fonologis bahasa Sunda sendiri, di mana bahasa Belanda disesuaikan kembali pengucapannya dengan budaya yang ada melalui serapan terkait.

Kebanyakan kosakata Sunda yang diserap dari bahasa Belanda tidak mengalami pergeseran makna, meskipun ditemukan beberapa. Hal ini menunjukkan bahwa kolonialisme Belanda di Indonesia, khususnya di tanah Sunda sangat berpengaruh hingga saat ini.

References
https://pustaka[dot]unpad[dot]ac[dot]id/wp-content/uploads/2015/12/Prosiding-Serapan-Bld-BS_pdf.pdf
http://ntotmbol[dot]blogspot[dot]com/2018/02/daftar-kosakata-bahasa-sunda-serapan.html
KATA SERAPAN BAHASA SUNDA (Pendekatan Étimologi, Morfologi, dan Grafologi)
Eva Nurlatifah1, Yayat Sudaryat2, Usep Kuswari3 Prodi Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda, Fakultas Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia
https://ejournal[dot]upi[dot]edu/

Fani Ingglis

~To be a long life learner and with ink to the cemetery~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *