Trik Gampang Kuasai Bahasa Daerah Banyuwangi Dalam Beberapa Hari Saja

Belajar Bahasa Aug 21, 2018 No Comments

Mungkin sebagian dari kamu lebih akrab dengan bahasa inggris dibanding dengan bahasa Osing. Di Jawa Timur sendiri pasti lebih banyak yang mencari kursus bahasa inggris di Sidoarjo misalnya, dibanding belajar bahasa Osing ini. Dan apakah kamu tau bahwa bahasa Osing ini merupakan bahasa daerah dari Banyuwangi, Jawa Timur. Dan secara linguistik, bahasa Osing ini termasuk cabang dari Formosa di dalam rumpun bahasa Austronesia.

Dapatkan Diskon Kursus Terbatas 2,3 Juta di EF hanya 6 Hari klik link biru ini Payday Kursus Bahasa Inggris di EF English First, Belajar Bahasa Inggris makin seru!

Sebenarnya, kata Osing sendiri secara arti mirip dengan kata Tusing di dalam bahasa Bali yang secara arti berarti ‘tidak’. Yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah apa yang membedakan bahasa Osing ini dengan bahasa Jawa pada umumnya?

Sebelum berbicara lebih jauh terkait dengan bahasa daerah Banyuwangi yang satu ini, alangkah lebih baiknya jika kamu tahu dulu seluk-beluk dari bahasa Osing. Hal ini dimaksudkan agar kamu lebih mudah saat belajar bahasa daerah Banyuwangi.

Belajar Sistem Pengucapan atau Fonologi Dalam Bahasa Osing

Jika kamu perhatikan, bahasa daerah Banyiwangi ini memiliki keunikan dalam hal pengucapannya. Untuk lebih jelasnya lihat saja ulasannya di bawah ini:

Adanya diftong /ai/ untuk huruf vokal /i/

Semua leksikon yang berakhiran /i/ di dalam bahasa Osing selalu terlafal /ai/. Contohnya saja geni berubah menjadi genai, bengi berubah menjadi bengai, dan lain-lain.

Adanya diftong /au/ untuk huruf vokal /u/

Semua leksikon yang berakhiran /u/ di dalam bahasa Osing saat dibaca akan berubah menjadi /au/. Misalnya saja seperti awu berubah menjadi awau, gedigu berubah menjadi gedigau, dan lain sebagainya.

Lafal konsonan /k/ untuk konsonan /q/

Maksudanya adalah di dalam bahasa Jawa umumnya pada leksikon berakhiran huruf /k/ selalu dilafalkan dengan glottal /q/. Berbeda dengan bahasa Osing ini, cara melafalkannya tetap terbaca huruf /k/, artinya konsonan hambat velar. Contohnya kata apik cara bacanya tetap apiK, manuk dibaca manuK, dan seterusnya.

Palatalisasi /y/

Yang ini kerap sekali muncul pada leksikon yang mengandung /ga/, /ba/, /wa/, /da/. Contohnya saja kata uwak dilafalkan menjadi uwyak, bapak dibaca menjadi byapak, dan lain-lain.

Gaya Penggunaan Dalam Bahasa Osing

Dikalangan masyarakat Banyuwangi, dikenal dua gaya bahasa yang sebenarnya tidak saling berhubungan, yaitu cara Osing dan cara Besiki. Untuk cara Osing ini merupakan gaya bahasa yang umumnya digunakan di dalam kehidupan sehari-hari serta tidak mengenal adanya bentuk ngoko maupun kromo seperti halnya pada bahasa Jawa.

Lalu apa yang menjadi pembedanya jika memang seperti itu? Yang menjadi pembedanya dalam hal ini adalah pronomina yang disesuaikan dari kedudukan lawan bicaranya.

Misalnya saja kata hiro, siro, riko, dan ndiko meskipun secara arti sama yaitu ‘Kamu’, tapi secara penggunaannya berbeda.

1. Untuk kata hiro/iro ini seringnya digunakan ketika lawan bicaranya secara umur lebih muda.
2. Lalu untuk kata siro ini digunakan ketika lawan bicaranya seumuran.
3. Kemudian untuk kata riko ini umumnya digunakan ketika lawan bicaranya lebih tua
4. Dan untuk kata ndiko ini digunakan ketika berbicara dengan bapak atau ibu.

Kemudian untuk cara Besiki ini adalah bentuk ‘Jawa Halus’, tapi dalam hal penggunaannya tidak seperti halnya masyarakat Jawa pada umumnya. Di dalam masyarakat Banyuwangi, cara Besiki ini hanya dipergunakan untuk kondisi khusus seperti dalam hal upacara keagamaan, ritual, dan acara pertemuan menjelang acara pernikahan.

Jadi itulah beberapa hal yang harus menjadi perhatian khusus saat kamu sedang belajar bahasa Osing. Jadi dengan mengerti kuncinya, kamu bisa lebih cepat menguasai bahasa daerah Banyuwangi ini. Selamat mencoba!

Jhonny Ingglis

Heyy... if someone calls you ugly , then do not despair because it is not necessarily the person is telling a lie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *