Mengenal Istilah Travelling Berbahasa Inggris: Flashpacker

Bahasa Inggris Nov 06, 2017 No Comments

Istilah flashpacker mulai dikenal beberapa tahun belakangan ini. Terutama di dunia traveling. Namun tahukah Anda mengenai istilah tersebut?

Dalam dunia traveling, banyak dikenal istilah bermunculan. Dan semuanya populer. Diantaranya adalah turis, backpacker, dan flashpacker ini.

Turis sendiri dibilang sebagai pelancong asing. Orang-orang akan rela mengeluarkan uang lebih besar demi mendapatkan pengalaman baru di suatu tempat. Tempat yang dimaksud adalah tempat yang bisa dieskplor lebih dalam semisal obyek wisata alam.

Klik Link Back To School 2019Diskon 2,5 Juta untuk Semua Level, Buruan jangan ketinggalan Kursus Bahasa Inggris di EF!

Sementara backpacker sendiri kurang lebih sama. Cuma anggaran yang dimilikinya lebih minim dibandingkan turis. Budget diperhatikan betul-betul supaya backpacker bisa datang di tempat yang diharapkan. Selain modal budget untuk menjadi flashpacker, kamu juga butuh modal bahasa agar flashpackeran kamu semakin seru, kamu bisa les bahasa inggris di Depok sebelum ber-flashpacker ria. Lalu, bagaimana dengan seorang flashpacker?

Sekilas Mengenai Flashpacker

holidaysafe.co.uk

Faktanya, tidak ada bedanya secara signifikan mengenai flashpacker dengan backpacker dan turis. Masing-masing memiliki tujuan yang hampir sama. Yaitu bepergian menuju suatu tempat yang diharapkan.

Pada prinsipnya, seorang flashpacker tidak begitu terikat oleh aturan bepergian. Dana juga bukan masalah utama. Yang terpenting, traveler bisa datang di tempat yang diimpikan.

Flashpacker sendiri didefinisikan sebagai traveler ala gua banget. Maksudnya, bepergian dengan style sendiri, ciri khas sendiri tanpa terikat oleh aturan. Yang paling utama, traveling ke suatu tempat bisa dilakukan.

Mengenai biaya, seorang flashpacker dikatakan memiliki dana cukup. Biaya tidak terlalu difikirkan seperti seorang backpacker. Tapi tidak sampai seperti turis yang memang butuh kenyamanan lebih dalam sebuah perjalanan.

Seorang flashpacker juga bisa lebih membumi. Ini bisa dicontohkan dengan pemilihan tempat menginap yang kadang mirip backpacker, kadang juga bisa memilih seperti turis yang butuh kenyamanan lebih.

Orang-orang yang seperti ini biasanya adalah orang dengan penghasilan menengah ke atas. Orang tersebut sudah memiliki pekerjaan tetap, dan waktu liburannya cukup singkat. Tak mengherankan jika kadang dalam waktu sedikit saja, flashpacker bisa sampai ke berbagai tujuan.

Contohnya adalah hari ini menginap di Taj Mahal untuk mendapatkan spot menarik, besoknya bisa terbang ke Jepang atau tempat lainnya. Seorang flashpacker akan terus mau mewujudkan harapannya untuk datang di suatu tempat tanpa dipusingkan oleh biaya.

Normalnya, banyak perlengkapan elektronik yang dibawa. Secara perangkat elektronik memang tidak bisa dipisahkan dari hidup seseorang. Entah itu untuk mengambil kenang-kenangan di suatu tempat sampai mencari banyak informasi menarik di dalamnya.

Intinya, flashpacker adalah seorang traveler sejati yang bepergian sesuka hati, dengan gaya sendiri, serta tidak terikat oleh aturan pasti. Tak mengherankan jika Anda akan melihat flashpacker yang bepergian dengan style nyeleneh, atau beda dari pada yang lainnya.

Jenis-Jenis Flashpacker Di Dunia Travelling

skynews.com.au

Seorang Flash packer travel memang bisa mengekspresikan dirinya lebih bebas. Apapun bisa dilakukannya tanpa khawatir oleh apapun. Ini yang membuat perjalanan ke suatu tempat lebih ekspresif, penuh semangat dan begitu menyenangkan.

Mengenai jenisnya sendiri, flashpacker ini dibagi menjadi beberapa macam. Apa saja jenisnya? Mari perhatikan satu persatu jenisnya di bawah ini!

– Geeky flashpacker

Satu jenis flashpacker yang menarik adalah geeky flashpacker. Seorang traveler ini dicirikan dengan banyaknya perangkat elektronik yang dibawa di dalam tasnya. Bahkan bisa dikatakan agak berlebihan.

Seorang flashpacker demikian lebih mengutamakan perangkat elektroniknya untuk bepergian. Entah itu untuk mengambil kenang-kenangan, mencari informasi GPS dan lain sebagainya.

Kehilangan atau nonaktifnya perangkat elektronik ini menjadi petaka terbesar bagi geeky flashpacker. Makanya, wajib baginya untuk terus dekat dan aktif menggunakan perangkat elektronik tersebut.

– Minted Flashpacker

Jenis flashpacker yang kedua adalah the minted flashpacker. Traveler ini lebih mengedapankan pada kenyamanan dalam bepergian. Dan biaya bukanlah masalah yang besar.

Orang yang termasuk golongan yang kedua ini jelas bisa saja menghabiskan biaya ekstra dalam perjalanan. Dan hal tersebut tidak menjadi masalah. Yang terpenting, tujuannya bisa tercapai.

Dicontohkan jika flashpacker kedua ini akan lebih memilih pergi dengan pesawat terbang ketimbang kereta api ataupun bus yang kadang lama dan penuh sesak. Sama halnya dengan penginapan. Semahal apapun biaya sewanya, asalkan itu memberikan kenyamanan lebih, flashpacker rela mengeluarkannya.

– Savvy flashpacker

Jenis yang ketiga dinamakan dengan savvy flashpacker. Traveler ini bisa dikatakan sebagai flashpacker sejati. Yang diutamakan adalah pengalaman dalam dan tujuan perjalanan tercapai.

Ini berarti jika traveler ini bisa memilih berdesak-desakan dalam alat transportasi. Apapun akan dilakukannya demi menggapai tujuannya. Prinsip dari flashpacker ini adalah pengalaman adalah benda berharga baginya.

Entah pengalaman itu akan memaksanya terjebak dalam kondisi yang tidak menyenangkan ataupun tidak. Yang terpenting, pengalaman baru didapatkan. Soal waktu maupun biaya tidaklah menjadi masalah.

Sebenarnya masih banyak sekali jenisnya. Seorang traveler yang biasanya jalan-jalan sesuai gayanya sendiri, itu dinamakan dengan flashpacker. Jika Anda memang suka menjelajah ke suatu tempat tanpa mempedulikan apa kata orang, Anda bisa dianggap sebagai flashpakcer. Itulah kurang lebih yang dimaksud dengan istilah flashpacker.

Jhonny Ingglis

Heyy... if someone calls you ugly , then do not despair because it is not necessarily the person is telling a lie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *