Mengenal Beberapa Kata Kasar Dalam Bahasa Bali

Bahasa Bali Aug 23, 2018 No Comments

Apapun jenis bahasanya, pasti terdapat kata kasarnya. Meskipun terkadang kata-kata kasar seperti ini lumrah digunakan. Apalagi jika sedang mengobrol dengan teman akrab. Tetapi supaya tidak salah penempatannya kamu harus tahu hal-hal semacam ini. Dan hal ini tidak hanya dalam bahasa daerah loh, saat kamu les bahasa inggris di Bogor ataupun daerah lainnya, pasti kamu akan diajari untuk dapat menggunakan bahasa yang kasar dan halus.

Begitupun juga dengan bahasa Bali. Ada beberapa kata kasar yang di wilayah tertentu wajar sekali diucapkan namun terbilang sangat tabu jika diucapkan di wilayah Bali lainnya. Karenanya, kamu harus tetap berhati-hati. Lebih baik hindari saja kata-kata kasar tersebut.

Klik Link Back To School 2019Diskon 2,5 Juta untuk Semua Level, Buruan jangan ketinggalan Kursus Bahasa Inggris di EF!

Dengan sedikit tahu beberapa kata kasar dalam bahasa Bali, kamu tidak akan salah pada saat menggunakannya. Apalagi jika posisi kamu sebagai pendatang. Meskipun sedang berbicara dengan teman akrab sekalipun, sebaiknya jangan menggunakan bahasa Bali seperti ini.

Contoh Beberapa Kata Kasar Dalam Bahasa Bali

Pada intinya, kata-kata kasar ini adalah kata-kata yang kurang patut diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kenapa ya? Ternyata kata-kata tersebut mengandung istilah maupun sebutan ataupun cacian yang ditujukan kepada lawan bicara atau seseorang.

Tetapi meskipun demikian, ada sebagian wilayah di Bali, salah satunya Buleleng, dimana kata-kata ini justru wajib diucapkan. Sampai-sampai ada sebuah istilah “ Sing kasar, sing akrab”.

Maksud dari istlilah tadi adalah jika tidak berbicara kasar dengan teman maka belum dianggap sebagai teman akrab atau teman baik mereka. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah beberapa contoh kata-kata kasar dalam bahasa Bali:

Pirata

Ternyata, ‘pirata’ dalam bahasa Bali dianggap sebagai kata-kata yang paling kasar jika diucapkan kepada seseorang. Dan bahkan penyebutan kata ini sudah dilarang disebutkan oleh para sesepuh masyarakat Bali. Hal ini lantaran memiliki arti yang kurang sopan.

Kira-kira apa ya alasannya? Ternyata, hal ini karena menyebutkan kata ‘pirata’ sama saja dengan menyebutkan leluhur kamu. Menurut kepercayaan masyarakat Bali, jika menyebutkan kata tersebut kamu akan berdosa.

Cicing Cai

Ternyata, pada mulanya kata ‘cicing’ ini tergolong sebagai kata halus dalam bahasa Bali. Kata ini menjadi kasar lantaran kata ‘cicing’ ditujukan untuk menyebut seseorang sebagai ‘cicing’. Apalagi ‘cai’ dalam bahasa Bali artinya adalah Kamu. Sekarang pastinya kamu sudah tahu alasannya kenapa kata ‘cicing cai’ tergolong sebagai kata-kata kasar dalam bahasa Bali.

Nani dan Siga

Jika kamu berkunjung ke kabupaten Buleleng, dijamin akan sering mendengar kata-kata ini. Sebenarnya kata ‘nani dan siga’ ini artinya adalah Kamu. Tetapi dalam bahasa Bali, kedua kata tersebut terbilang memiliki penakanan yang sangat kasar. Sehingga sangat tidak patut untuk diucapkan.

Ndas Keleng

Ndas keleng ini dalam bahasa Bali meskipun tergolong sebagai kara-kata yang kasar, tapi dijamin akan tertawa jika kamu mengartikannya ke dalam bahasa Indonesia. Kata ‘ndas’ dalam bahasa Indonesia memiliki arti kepala. Lalu kata ‘keleng’ dalam bahasa Indonesia memiliki arti alat kemaluan laki-laki. Dan selanjutnya silahkan kamu mengartikannya sendiri apa maksud dari ‘ndas keleng’ ini.

Di atas tadi hanya beberapa contoh dari kata-kata kasar dalam bahasa Bali yang tidak patut atau tidak pantas untuk diucapkan. Sebenarnya masih banyak lagi kata-kata kasar dalam bahasa Bali yang belum bisa diulas di sini.

Maka dari itu, berhati-hati ya. Jangan sampai kamu mengucapkan kata-kata kasar tadi. Apalagi jika kamu adalah seorang pendatang. Sudah pasti sangat tidak pantas untuk mengatakan kata-kata kasar semacam itu.

Jhonny Ingglis

Heyy... if someone calls you ugly , then do not despair because it is not necessarily the person is telling a lie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *