Categories
Bahasa Minang

Perhatikan Perubahan Kata Ini Supaya Kamu Mahir Menggunakan Bahasa Minang

Bahasa Minang adalah bahasa daerah yang dituturkan oleh masyarakat di Sumatera Barat. Mempelajarinya tampak lebih mudah. Karena hampir kebanyakan kosakatanya merupakan bentuk transformasi dari kata-kata berbahasa Indonesia. Belajar bahasa minang, sama seperti saat kamu belajar di kursus bahasa inggris di Surabaya atau daerah lain, banyak transformasi kata yang bisa kamu pelajari.

Perubahan Kata Dalam Bahasa Minang

Bekalan Bahasa Indonesia yang mapan tentu memudahkan kamu untuk menguasai Bahasa Minang. Perubahan ini terletak pada bagian kata itu sendiri. Dan ini lazim digunakan dalam bahasa tersebut.

– Akhiran A dalam kata akan berubah menjadi O
– Huruf kedua berupa E dalam satu kata akan berubah menjadi A
– Akhiran AS dalam kata akan berubah menjadi EH
– Akhiran AT berubah menjadi EK
– Akhiran ING dalam kata berubah menjadi IANG
– Akhiran UH dalam kata berubah menjadi UAH
– Akhiran UR dalam kata berubah menjadi UA
– Akhiran UK dalam kata berubah menjadi UAK
– Akhiran kata UT berubah menjadi UIK
– Akhiran US menjadi UIH
– Akhiran UNG menjadi UANG
– Akhiran IH menjadi IAH
– Akhiran IK menjadi IAK
– Akhiran AR huruf R terbuang

Kumpulan Kosakata Bahasa Minang

Rumus di atas bisa segera digunakan untuk mengidentifikasi kata demi kata yang berasal dari Bahasa Indonesia. Kosakata yang sudah dirubah inilah yang biasanya digunakan untuk berkomunikasi di Sumatera Barat.

Bahasa IndonesiaBahasa Minang
AdaAdo
ApaApo
SiapaSiapo
KayaKayo
RayaRayo
IyaIyo
NyataNyato
BahasaBahaso
BerasBareh
JelasJareh
KerasKareh
LekasLakeh
LemasLameh
PedasPadeh
GelasGaleh
BulatBulek
SematSamek
TempatTampek
SilatSilek
BeratBarek
DapatDapek
PusingPusiang
PeningPeniang
RuncingRunciang
BelimbingBalimbiang
TebingTabiang
GulingGuliang
AsingAsiang
SulingSuliang
AntingAntiang
KumuhKumuah
BasuhBasuah
KeruhKaruah
TujuhTujuah
SepuluhSapuluah
KasurKasua
SumurSumua
MujurMujua
GuyurGuyua
HancurAncua
HandukHanduak
BusukBusuak
TelukTaluak
LututLutuik
MasukMasuak
SemutSamuik
BelutBaluik
KusutKusuik
SusutSusuik
KalutKaluik
LurusLuruih
TerusTaruih
UntungUntuang
SarungSaruang
KalungKaluang
GulungGuluang
KurungKaruang
PutihPutiah
KasihKasiah
PilihPiliah
SedihSadiah
ItikItiak
BilikBiliak
LentikLantiak
PasarPasa
LuarLua
BentarBana
AntarAnta
DatarData
AyahAbak
Kakak PerempuanAciak
Dia PerempuanAgau
HabisAbih
Demam RinganAbok
DebuAbu
AdikAdiak
BerceritaBacarita
SegeraBagageh
BeraniBagak
Kasih, beriAgiah
SudahAlah
AirAie
Tidak tahuAntah
AmbilAmbiak
SayaAmbo
HangatAngek
EratArek
KitaAwak
BahayaBahayo
BercandaBagarah
BekasBakeh
BeliBali
BaikBaiak
BenarBana
BenciBanci
BahasaBaso
BertemuBasuo
NantiBeko
KapanBilo
BesokBisuak
BolehBiluah
SobekCabiak
CepatCapek
LihatCaliak
SepertiCando
BohongDuto
BesarGadang
GemasGaligaman
GemukGapuak
HarapHarok
HidupHiduik
HartaHarato
KasihanIbo
IniIko
TidakIndak
IngatIngek
EkorIkua
Apa kabar?Ba a kaba
Baik-baik saja kanLai aman-aman se
Ini enakIko lamak
Tidak apa-apaNdak ba a do
Tidak ada lagiNdak ado lai do
Halo temanHalo sanak
Cerah langit hari ini yaPaneh hari kini ko yo

Itulah beberapa kosakata yang mengalami sejumlah perubahan. Khususnya pada huruf tertentu, entah di huruf kedua ataupun akhiran kata. Jadi, cukup mudah bukan untuk mempelajari Bahasa Minang ini?

Saat Belajar Bahasa Minang

Tentu saja kamu bisa menghafal kosakata Bahasa Minang. Seiring dengan berjalannya waktu, kosakata Bahasa Minang kamu akan bertambah.

Akan tetapi, ada hal lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu logat atau aksen. Sama halnya dengan Bahasa lain seperti Bahasa Jawa, ada beberapa akses yang berbeda. Setidaknya ada lebih dari 5 aksen Bahasa Minang. Aksen tergantung tempat.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Yang sulit adalah menguasai aksen. Kamu sebaiknya belajar mempraktikkan Bahasa Minang lengkap dengan bagaimana cara mengucapkan kosakata sesuai dengan aksen orang Minang. Ini akan jauh lebih mempermudah kamu dalam belajar Bahasa Minang.

Jadi, setidaknya ada tiga hal yang bisa kamu lakukan ketika belajar Bahasa yang satu ini.
1. Kuasai kosakata. Mulai dengan menghafal beberapa kata kerja dan juga kata benda.
2. Ucapkan dengan membentuk kalimat sederhana. Kalimat sederhana adalah kalimat yang hanya terdiri dari dua atau tiga kata saja.
3. Praktikkan dengan menggunakan aksen atau logat orang Minang.

Jika hal tersebut kamu lakukan terus menerus, kamu dijamin bisa cepat menguasai Bahasa Minang.

Akan tetapi, sebenarnya bukan hanya bahasa saja yang akan kamu kuasai, tapi juga budaya. Bagaimanapun juga, bahasa merupakan pintu untuk memahami budaya suatu masyarakat. Oleh sebab itu, ketika kamu belajar Bahasa Minang, pada saat yang sama sebenarnya kamu juga belajar budaya masyarakat Minang.

Categories
Bahasa Minang

Yuk Luangkan 10 Menit untuk Belajar Bahasa Minang

Bahasa Minangkabau atau yang lebih dikenal dengan bahasa Minang bisa dikatakan sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia dengan jumlah penutur yang cukup banyak, yakni sekitar 6,5 juta jiwa. Bahkan jika diperhatikan, di Indonesia sendiri penutur bahasa Minang tidak hanya ada di Tanah Minang saja, tetapi lebih dari itu, penutur bahasa daerah yang satu ini saat ini sudah tersebar mulai dari Sabang sampai Merauke, bahkan internasional loh. Jika kamu mencari kursus bahasa inggris di bandung atau kota lainnya, jangan lupa belajar bahasa minang juga ya biar kamu bisa memperkenalkan bahasa ini ke dunia internasional.

Kenapa ya penutur bahasa Minang bisa tersebar dari Sabang hingga Merauke? Karena banyak sekali orang Minang yang merantau ke kota lain atau bahkan pulau lain. Dan tidak sedikit dari mereka yang akhirnya menikah dengan orang dari daerah lain. Misalnya, banyak juga loh orang Jawa yang menikah dengan orang Minang. Hal tersebutlah yang membuat semakin banyak penutur Bahasa Minang di Indonesia.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan banyaknya anak muda Minang yang menggunakan bahasa daerah. Pada dasanya, ini masalah yang sama yang dihadapi oleh beberapa daerah. Lihat saja di Jawa. Banyak anak kecil yang tidak diajari Bahasa Jawa sebagai bahasa daerah dan hanya diperkenalkan Bahasa Indonesia.

Meskipun demikian, tetap saja Bahasa daerah seperti Bahasa Minang dan Jawa masih banyak digunakan bukan? Bahkan, jumlah penuturnya semakin banyak.

Kuasai Bahasa Minang Hanya Dalam Waktu 10 Menit

Bagi kamu yang penasaran maupun bagi kamu yang lagi ada pendekatan dengan orang Minang, jangan pernah merasa ragu atau takut untuk belajar bahasa Minang. Apalagi sebenarnya tidak butuh waktu banyak untuk menguasainya loh.

Kamu hanya butuh meluangkan waktu sekitar 10 menit untuk dapat menguasainya. Gak percaya? Perhatikan rumus-rumus bahasa Minang di bawah ini supaya kamu bisa cepat menguasainya:

Akhiran /a/ berubah menjadi /o/

Di dalam bahasa Minang, kata dengan akhiran huruf /a/ akan berubah menjadi /o/. Contohnya saja seperti lama menjadi lamo, dua menjadi duo, mata menjadi mato, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Akhiran /ng/ menjadi /ang/

Semua kata dengan akhiran /ng/, dalam bahasa Minang akan berubah jadi /ang/. Contohnya saja seperti dinding berubah menjadi dindiang, kucing berubah menjadi kuciang, gunung berubah menjadi gunuang, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Akhiran /s/ diubah menjadi /h/

Semua kata dengan akhiran /s/, dalam bahasa Minang akan berubah menjadi /h/. Misalnya saja seperti tipis menjadi tipih, lapis menjadi lapih, manis menjadi manih.

Akhiran /us/ berubah menjadi /uih/

Semua kata dengan akhiran /us/, jika dalam bahasa Minang tinggal merubahnya dengan /uih/. Contohnya hapus menjadi hapuih, haus menjadi hauih, lurus menjadi luruih.

Akhiran /as/ berubah menjadi /eh/

Semua kata dengan akhiran /as/, di dalam bahasa Minang akan berubah menjadi /eh/. Misalnya saja seperti panas menjadi paneh, gelas menjadi galeh, dan malas menjadi maleh.

Akhiran /t/ berubah menjadi /k/

Jika Kamu menemukan kata dengan akhiran /t/, maka dalam bahasa Minangnya tinggal diubah dengan huruf /k/. Contohnya saja seperti sakit menjadi sakik, bukit menjadi bukik, tumit menjadi tumik.

Akhiran /ut/ berubah menjadi /uik/

Untuk kata dengan akhiran /ut/, dalam bahasa Miang akan berubah menjadi /at/. Misalnya saja seperti kata takut maka akan berubah menjadi takuik, laut menjadi lauik, dan lain sebagainya.

Akhiran /at/ berubah menjadi /ek/

Kata dengan akhiran /at/, dalam bahasa Minang akan berubah menjadi /ek/. Misalnya saja seperti surat menjadi surek, bulat menjadi bulek, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Akhiran /uh/ berubah menjadi /uah/

Kata yang memiliki akhiran /uh/, dalam bahasa Minang akan berubah menajdi /uah/. Mislanya saja seperti bunuh menjadi bunuah, penuh menjadi panuah, tujuh menjadi tujuan, dan lain sebagainya.

Akhiran /ur/ berubah menjadi /ua/

Di dalam bahasa Minang dikenal banyak menggunakan diftong (bunyi fokal rangkap). Hal seperti ini juga dialami oleh kata dengan akhiran /ur/, sehingga akan berubah menjadi diftong /ua/. Misalnya saja seperti sumur menjadi sumua, dapur menjadi dapua, kasur menjadi kasua, dan lain-lain.

Akhiran /k/ berubah menjadi /ak/

Untuk semua kata dengan akiran /k/, baik /ik/ maupun /uk/, dalam bahasa Minang akan berubah menjadi /ak/. Contohnya saja seperti titik menjadi titiak, naik menjadi naiak, dan lain sebagainya.

Dengan memperhatikan beberapa rumus yang sudah diulas di atas, dijamin tidak butuh waktu lama bagi kamu untuk bisa menguasai bahasa Minang. Jadi siapa bilang belajar bahasa Minang itu sulit? Justru sebenarnya Bahasa Minang memiliki pola dan struktur yang sederhana sehingga sangat mudah untuk kamu pelajari.

Tentu saja tidak hanya itu saja yang harus kamu pelajari. Masih banyak hal lain juga seperti penguasaan kata kerja dan juga kata-kata benda. Namun, dengan mengetahui konsepnya seperti yang sudah dijelaskan di atas, kamu dijamin bisa lebih mudah untuk menguasai Bahasa Minang. Jadi, siap nih pdkt sama orang Minang?

Categories
Bahasa Minang

Tidak Perlu Pusing-pusing Menguasai Bahasa Minang, Begini Triknya

Salah satu cara paling mudah saat belajar sebuah bahasa adalah mempelajari kalimat atau kata yang paling sering digunakan. Dengan demikian peluang kamu untuk cepat menguasai sebuah bahasa akan menjadi lebih besar. Nah, cara ini sering digunakan untuk belajar bahasa asing seperti bahasa inggris yang diterapkan oleh kursus bahasa inggris di Jakarta pusat misalnya, atau pun di kota-kota lain.

Nah, hal ini juga berlaku jika kamu belajar bahasa Minang. Dalam obrolan sehari-hari, kalimat tanya bisa dikatakan sebagai kalimat yang sangat penting dan paling sering digunakan. Terlebih lagi bagi kamu yang sedang bepergian ke suatu tempat. Sudah pasti akan banyak menggunakan kalimat tanya.

Contoh Kalimat Tanya Dalam Bahasa Minang

Image Source: kabaranah[dot]com
Bagi yang suka bepergian, memahami sedikit kalimat tanya dari bahasa daerah tempat yang dikunjunginya pasti akan sangat membantu. Apalagi dalam hal ini posisi kamu adalah sebagai pendatang.

Begitupun juga bagi kamu yang baru belajar sebuah bahasa daerah tertentu. Misalnya saja belajar bahasa Minang. Agar supaya bisa cepat menguasainya, bisa dimulai dengan menguasai beberapa kalimat tanya dalam bahasa Minang terlebih dahulu. Seperti misalnya beberapa kalimat tanya dibawah ini:

1. Aa? Yang memiliki arti Apa?
Di dalam bahasa Minang, ‘apa’ disingkat dengan ‘Aa’. Jadi huruf P dihilangkan. Selain itu bisa juga akhirannya diganti dengan huruf ‘o’. Contohnya Apo?

2. Baa? Yang memiliki arti Bagaimana?
Di dalam bahasa Minang, ‘bagaimana’ umummya akan disingkat menjadi ‘Baa’. Contohnya saja ‘sudah lama tidak ketemu, bagaimana kabarnya?’, dalam bahasa Minang menjadi ‘lah lamo ndak basuo baa kabarnyo?’.

3. Maa? Yang memiliki arti Mana?
‘Mana’ jika dalam bahasa Minang akan berubah jadi ‘maa’. Misalnya ‘permisi, mana ya rumah bang indra? Dalam bahasa Minang akan berubah menjadi ‘misi, maa yo rumah uda indra?’.

4. Dimaa? Yang memiliki arti Dimana? Dalam bahasa Minang, umumnya kata tanya dimana? Diringkas menjadi ‘dimaa?’.

5. Siaa? Yang memiliki arti Siapa?. Umumnya dalam bahasa minang kata tanya ‘siapa?’ diringkas menjadi ‘siaa?’.

6. Kama? Yang memiliki arti Kemana?. Umumnya dalam bahasa minang kata tanya ‘kemana?’ Disingkat dengan ‘kama?’.

7. Sedangkan kata tanya ‘dari mana?’ dalam bahasa minang seringnya diringkas dengan ‘dari ma?’

8. Iyo bana? Yang memiliki arti beneran atau benarkah?
Beneran atau benarkah yang paling sering digunakan oleh anak muda zaman sekarang dalam bahasa Minang disingkat dengan ‘iyo bana’.

9. Maa lai? Yang memiliki arti Mana Lagi?
Di dalam bahasa Minang, ‘mana lagi?’ seringnya diringkas dengan ‘maa lai?’. Misalnya saja ‘mana lagi yang belum dimengerti’ dalam bahasa Minang berubah menjadi ‘maa lai yang alun ngarati?’.

10. Baa dek mode ko? Yang memiliki arti Kenapa seperti ini?
Kenapa seperti ini bisa dibilang sebagi salah satu kalimat tanya yang paling sering digunakan untuk obrolan sehari-hari. Dan di dalam bahasa Minang berubah menjadi ‘baa dek mode ko?’.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Yang perlu dipahami di sini adalah kata ‘baa’ tidak diartikan dengan bagaimana, tapi kata ‘baa’ diartikan dengan ‘kenapa’. Seperti halnya pada saat kamu mengartikan bahasa Inggris, mengartikan bahasa Minang juga tergantung dari konteks kalimatnya juga.

Kata Penunjuk

Image source: merahputih[dot]com
Jika kamu seorang wisatawan yang ingin berlibur ke Minang, ada baiknya kamu tahu kata penunjuk. Jadi, jika kamu tanya kepada penduduk lokal, kamu bisa PD berbahasa minang dengan meminta penjelasan mengenai arah dengan menggunakan bahasa mereka. Orang yang kamu tanya pasti lebih senang ketika ada orang luar Minang yang ternyata bisa berbahasa Minang.

Berikut ini kata penunjuk yang harus kamu hafalkan.
1. Iko artinya ini
2. Itu artinya itu
3. Siko artinya sini
4. Sinan artinya sana
5. Situ artinya situ

Jadi, ada yang sama dengan Bahasa Indonesia, yaitu itu dan situ. Karena pada dasarnya beberapa kosakata Bahasa Minang itu transformasi dari Bahasa Indonesia. Jadi, kamu bisa dengan mudah mengusai bahasa ini.

Untuk mempermudah kamu dalam menghafat kata penunjuk, kamu bisa buat kalimat lengkapnya. Buatlah kalimat singkat yang terdiri dari dua atau tiga kata saja. Lalu biasakan untuk menggunakan kata tersebut maka kamu lambat laun mahir berbahasa Minang.

Sebenarnya masih banyak lagi kalimat tanya yang belum bisa diulas di sini. Tetapi beberapa kalimat tanya di atas sudah bisa membantu kamu ketika berada di tanah Minang. Sebab contoh kalimat tanya di atas bisa dikatakan sebagai kalimat tanya yang paling sering diucapkan dalam obrolan keseharian masyarakat Minang.

Jangan takut untuk bertemu dengan bersosialisasi dengan masyaakat lokal. Ketika kamu berlibur di sana, usahakan setiap hari bertemu dengan orang lokal, entah itu hanya untuk bertanya sesuatu, mengobrol, dan lain sebagainya.

Tentunya kamu harus menghindari menggunakan Bahasa Indonesia, atau kamu bisa menggunakan Bahasa Indonesia dan coba untuk mencampurnya dengan Bahasa Minang. Semoga ulasan singkat ini bisa membantu kamu belajar bahasa Minang ya!

Categories
Bahasa Minang

Belajar Bahasa Minang/Padang Tidak Butuh Waktu Lama Kok

Banyak sekali yang mengeluh, merasa kesulitan ketika belajar bahasa Minang. Padahal sebenarnya bahasa Minang adalah salah satu bahasa daerah di Indonesia yang paling mudah dikuasai. Kamu bisa mencari tempat kursus bahasa minang, seperti jika kamu mencari kursus bahasa asing di bandung misalnya.

Nah, kenapa bahasa Minang terhitung mudah ya? Pertama, Bahasa Minang bukan termasuk bahasa yang usianya sangat tua. Seperti yang dikatakan oleh linguist atau ahli bahasa, semakin tua sebuah bahasa maka struktur bahasanya semakin rumit. Semakin sulit pula untuk dipelajari. Tapi, Bahasa Minang sebenarnya bukanlah bahasa tua. Strukturnya pun tidak rumit.

Jadi, tidak butuh waktu lama untuk belajar bahasa Minang. Cukup mengerti polanya dijamin kamu tidak butuh waktu sehari sudah bisa menguasai bahasa Minang. Jadi yang mengatakan belajar bahasa Minang itu sulit sudah pasti tidak menggunakan strategi yang tepat.

Langkah Tepat Belajar Bahasa Minang/Padang

Image Source: hipwee[dot]com
Perlu kamu sadari, sebenarnya cukup banyak kosakata di dalam bahasa Minang yang kemudian bertransformasi dengan cara tertentu berubah menjadi kosakata bahasa Indonesia. Oleh sebab itu kamu harus tahu betul hal seperti ini.

Nah kali ini, artikel ini akan mencoba mengulas beberapa bahasa Indonesia yang kemudian bertransformasi sampai berbentuk kosakata dalam bahasa Minang. Dan dalam penggunaan di dalam kalimat juga sangat berbeda.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Maka dari itu, ketika kamu sudah menguasai cara-cara tadi, dijamin hanya dalam waktu singkat sudah bisa berbahasa Minang atau setidaknya sudah memahaminya. Untuk lebih jelasnya berikut ketentuan umumnya:

1. Perlu dipahami, sebagain besar kata yang berakhiran ‘a’ di dalam bahasa Indonesia dalam bahasa Minang akan berubah menjadi ‘o’. Misalnya saja ada, apa, siapa, kaya, nyata, akan menjadi ado, apo, siapo, kayo, nyato. Namun perubahan seperti ini tidak berlaku untuk semua kata ya.

2. Kosakata bahasa Minang tidak mengenal huruf kedua penyusun kata berupa huruf ‘e’, maka akan diubah menjadi huruf ‘a’.

3. Untuk kata yang berakhiran ‘-as’ di dalam bahasa Indonesia dalam bahasa Minang akan diubah menjadi ‘-eh’. Misalnya saja balas, malas, pintas, dalam bahasa Minang berubah menjadi baleh, maleh, dan pinteh.

4. Lalu akhiran kata ‘-at’ dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah menjadi ‘ek’. Tetapi ‘k’ dibaca menggantung, seperti saat Anda membaca ‘-e’. Misalnya saja seperti bulat, sunat, empat, dan lain sebagainya.

5. Akhiran kata ‘-ing’ dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah ‘-iang’. Contohnya anjing, maling, tebing, kering, dan lain-lain.

6. Lalu akhiran kata ‘-uh’ dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah ‘-uah’. Contohnya basuh, suruh, runtuh, tujuh, dan lain sebagainya.

7. Kemudian akhiran kata ‘-ur’ dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah ‘-ua’. Misalnya saja kasur, sayur, telur, hancur, dan lain sebagainya.

8. Akhiran kata ‘-uk’ dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah jadi ‘-uak’, tetapi ‘huruf ‘k’ dibaca mengantung. Mislanya saja buruk, handuk, masuk menjadi buruak, handuak, dan masuak.

9. Kemudian akhiran kata ‘-ut’ dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah jadi ‘-uik’, tetapi huruf ‘k’ dibaca menggantung. Contohnya saja seperti lutut, semut, , belut, kusut berubah menjadi lutuik, samuik, baluik, dan kusuik.

10. Dan akhiran kata ‘-us’ dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah jadi ‘-uih’. Contohnya saja lurus, terus, lulus diubah menjadi luruih, taruih, dan luluih.

Selain itu, yang perlu diperhatikan lagi adalah seperti halnya bahasa Indonesia, bahasa Minang ternyata juga memiliki awalan (prefiks). Contohnya saja seperti awalan ber-, me-, dan ter- dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Minang akan berubah menjadi ba-, ma-, ta-.

Contohnya saja seperti ini, ber-menung, ter-lambat, me-manjat dalam bahasa Minang akan berubah menjadi ba-manuang, ta-lambek, dan ma-manjek. Selain itu, kata depan (proposition) ‘ke’ dalam bahasa Minang akan berubah menjadi ‘ka’.

Belajar Bahasa Minang, Belajar Juga Logatnya

Logat disebut juga dengan aksen. Sama halnya dengan bahasa yang lain, Bahasa Minang memiliki banyak logat atau aksen. Setidaknya, ada 8 aksen dalam Bahasa Minang.

Ini menjadi penting untuk kamu kuasai. Karena dengan praktik bicara Bahasa Minang lengkap dengan aksen yang tepat, semakin mudah kamu menguasai Bahasa Minang.

Untuk itu, tentukan logat mana yang ingin kamu pilih. Sebaiknya, kamu gunakan logat di sebuah tempat di mana kamu tinggal atau ingin tinggal. Selanjutnya, setiap kali berbicara, gunakan logat tersebut.

Itu dia sedikit ulasan mengenai bahasa Minang. Sebenarnya ada kata-kata lain yang sama sekali tidak sama dengan bahasa Indonesia. Misalnya saja seperti besar, satu, ibu, bagus, celana, uang, dimana di dalam bahasa Minang menjadi gadang, ciek, mande, rancak, sarawa, dan pitih.

Untuk itu, ada banyak sekali kosakata asli Minang yang harus kamu hafalkan selain sekedar mengetahui kata kerja dan juga logat atau aksesnya. Selamat belajar dan mempraktikkan Bahasa Minang!

Categories
Bahasa Minang

Tips Liburan ke Padang: Bahasa, Sapaan dan Tempat Favorit

Belajar beberapa percakapan dalam bahasa Minang mungkin saja akan sangat membantu Anda selama berlibur ke Sumatera Barat. Pertanyaannya sekarang adalah apa saja kamus saku percakapan yang minimal harus dipelajari?

Sudah sejak lama Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu provinsi Indoensia yang dikenal dengan keindahan alamnya yang sangat mempesona. Bahkan, Sumatera Barat bisa dibilang menjadi salah satu rekomendasi liburan paling favorit di Indonesia.

Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan. Sebab Sumatera Barat ini dikenal memiliki banyak sekali destinasi wisata menarik yang bisa Anda kunjungi yang menarik banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Anda bisa memanfaatkan faktor ini dengan mempelajari bahasa Inggris dan menjadi tour guide atau semacamnya, Anda bisa mengikuti les bahasa Inggris di Padang. Supaya tidak bingung, berikut ini adalah :

[extoc]

5 tempat wisata terpopuler yang ada di Sumatera Barat

1. Danau Singkarak

katalogwisata.com

Danau Singkarak ini bisa dikatakan sebagai danau kedua terbesar di Sumatera setelah danau Toba yang ada di Sumatera Utara. Memiliki keindahan alam yang tidak kalah dengan danau Toba, tidak mengherankan jika danau Singkarak semakin populer dikalangan para traveler.

Apalagi setelah diadakannya lomba sepeda tingkat Internasional yang diberi nama Tour de Singkarak, menjadikan danau yang satu ini semakin dikenal oleh para wisatawan dalam negeri dan luar negeri.

2. Danau Maninjau

pegipegi.com

Danau Maninjau ini dikenal sebagi salah satu danau dengan pemandangan paling eksotis di Sumatera Barat. Yang membuat menarik dari danau ini adalah dikelilingi olah banyak bukit.

Bahkan menariknya lagi, salah satu bukit yang mengelilingi danau Maninjau ini dijadikan sebagai lokasi untuk olahraga paralayang. Dengan ini, Anda bisa menikmati keeksotisan pemandangan danau Maninjau dari ketinggian.

3. Jam Gadang

blogspot.com

Selain menjadi salah satu ikon pariwisata Sumatera Barat, menara jam yang terlatak di tengah kota Bukittinggi ini kental dengan nilai sejarah di dalamnya. Jadi sejarahnya adalah jam besar yang terpasang pada jam Gadang tersebut merupakan kembaran dari jam yang terdapat pada Menara Big Ben London. Dan jam ini merupakan hadiah dari ratu Belanda pada zaman penjajahan dulu.

4. Air Terjun Lembah Anai

lihat.co.id

Air terjun Lembah Anai ini merupakan lokasi wisata yang tidak pernah sepi dikunjungi oleh para wisatawan. Dan menariknya lagi, Lembah Anai ini merupakan sebuah kawasan konservasi cagar alam yang sudah ada semenjak zaman kolonial Belanda.

5. Pulau Cubadak

Pulau Cubadak ini mulai dikenal semenjak masuk dalam film dokumenter yang diproduksi oleh salah satu stasiun televisi dari Jerman. Dari situlah kemudian pulau ini mulai dikenal oleh orang-orang dari Eropa.

Kata Sebutan Dalam Bahasa Minang

Kata sebutan di sini maksudnya adalah jika Anda ingin menyebut seseorang maupun diri Anda sendiri dengan menggunakan bahasa Minang. Di bawah ini adalah beberapa kata sebutan yang mungkin akan sangat berguna selama Anda traveling ke Sumatera Barat:

1. Uda. Uda ini merupakan sebutan hormat untuk laki-laki yang lebih tua. Jadi ketika Anda ingin menyapa laki-laki yang lebih tua ketika berada di Tanah Minang, ucapkan saja dengan Uda.

2. Uni. Jika Uda adalah sebuatan untuk laki-laki yang secara umur lebih tua dari Anda, maka Uni ini merupakan sebutan hormat untuk wanita yang secara umur lebih tua dari Anda.

3. Awak. Awak ini merukan sebutan untuk diri sendiri yang lazim digunakan dalam bahasa Minang.

4. Wa Ang. Wa Ang ini adalah sejenis sebutan kasar untuk seseorang. Jadi jangan sampai Anda menyebut seseorang yang Anda temui dengan sebuta Wa Ang ini.

5. Denai. Ketika orang Minang ingin menyombongkan dirinya sendiri, maka umumnya bukan menggunakan Awak tetapi menggunakan Denai. Jadi Denai ini adalah sebuatan untuk diri sendiri agak sombong.

6. Kau. Kau adalah sebutan untuk perempuan yang sedikit kasar. Oleh sebab itu jangan sekali-kali Anda menggunakan sebutan ini selama berada di Tanah Minang.

7. Apak. Apak adalah sebutan yang digunakan untuk menyebut laki-laki yang sudah tua. Sedangkan untuk menyebut perempuan yang sudah tua menggunakan sebutan Amak.

Beberapa Percakapan Rutin Saat Traveling Ke Sumatera Barat

Pada saat Anda berlibur ke Sumatera Barat, ada beberapa percakapan rutin dalam bahasa Minang yang mungkin sangat Anda butuhkan. Diantaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Bara harago ciek iko yang artinya adalah berapa harga satu ini. Jadi kalimat ini sangat penting ketika Anda ingin menawar atau membeli sesuatu.

2. Iko jalan ka maa yang artinya adalah ini jalan ke mana. Jadi jika Anda tersesat atau ingin menanyakan tempat gunakan saja kalimat ini.

3. Jika Anda ingin mengatakan bahwa Anda ingin ke bandara maka ucapkan saja Ambo nio pai ka bandarai.

4. Jika ingin bertanya berapa harga rental mobil sehari, ucapkan saja Bara rental oto sahari.

5. Ketika Anda ingin menanyakan hotel yang paling dekat dengan lokasi Anda, maka ucapkan saja Di maa hotel nan dakek dari siko.

6. Jika Anda ingin menanyakan berapa yang Anda harus bayar, ucapkan saja Bara bayia nyo.

7. Jika Anda ingin meminta barang yang Anda tawar dikurangi harganya, ucapkan saja kurangi haragonyo.

Itulah beberapa tempat wisata terkenal yang ada di Sumatera Barat dan juga beberapa bahasa Minang yang mungkin Anda butuhkan saat berlibut ke Sumatera Barat.