Akankah tersisih? Generasi Z Indonesia di Dua Dekade Mendatang

Insight Oct 11, 2017 1 Comment

Bahasa sebagai perantara interaksi antar individu memiliki peran sentral dalam menentukan suksesnya seseorang dalam dunia kerja, khususnya dalam era digital dimana semua orang dituntut untuk menguasai banyak hal dan bekerja dalam ritme yang tinggi. Tapi, sepenting itukah bahasa? Terutama untuk generasi masa kini?

Kita harus menyadari bahwa bahasa itu ‘perangkat’ penting dalam kehidupan yang di dalamnya terdapat suara, kata, struktur gramatikal dan lainnya. Mengapa dikatakan sebagai ‘perangkat’? Karena bahasa merupakan alat untuk berinteraksi antar individu dengan individu lain atau kelompok. Bahasa kaitannya erat dengan kehidupan sosial masyarakat, ada beberapa asumsi mengapa bahasa sangat erat kaitannya dengan masyarakat.

Pertama, struktur sosial masyarakat mungkin mempengaruhi atau menentukan struktur bahasa. Kita bisa melihat asumsi di atas dari fenomena age-grading dimana anak-anak memiliki gaya berbicara dan bahasa yang berbeda dengan remaja, dan remaja memiliki gaya berbicara dan bahasa yang berbeda dengan orang dewasa. Kedua, struktur bahasa mungkin mempengaruhi atau menentukan sturuktur sosial (atau kebalikan dari asumsi yang pertama). Ketiga, entah itu struktur bahasa, struktur sosial, perilaku individu, semua saling mempengaruhi satu sama lain.

Bila melihat asumsi-asumsi di atas maka bisa disimpulkan bahasa memegang peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. Perubahan bahasa dapat memicu perubahan struktur masyarakat dan juga sebaliknya. Oleh karena itu, sebagai individu kita harus mampu beradaptasi terhadap perubahan dan tantangan baru yang akan terjadi di masa mendatang

Berbicara mengenai masa mendatang, erat kaitannya dengan generasi masa kini atau sering kita kenal dengan generasi Z. Secara umum generasi Z dapat didefinisikan sebagai manusia yang lahir pada masa teknologi, artinya sejak seseorang tersebut lahir, teknologi sudah bukan lagi hal yang asing, bahkan menjadi kebutuhan utama bagi generasi-generasi ini. Generasi Z merupakan satu-satunya generasi yang lahir di era teknologi, sebelumnya dikenal Generasi Y, Generasi X dan Generasi Baby Boomer jilid satu hingga tiga yang semuanya lahir bahkan saat internet belum ada.

Klasifikasi Generasi Z berbeda-beda, beberapa ahli mengklasifikasikan generasi Z sebagai generasi yang lahir dalam rentang waktu tahun 1995 – 2014, ada yang mengklasifikasi dari rentang tahun kelahiran 1993 – 2011, 1995 – 2009 atau bahkan MTV yang mengklasifikasi generasi Z sebagai manusia-manusia kelahiran setelah Desember tahun 2000.

Generation Z Indonesia

Berdasarkan berbagai klasifikasi tersebut, terdapat satu kesimpulan inti, yaitu generasi Z awal yaitu tahun 1990an telah memasuki usia produktif sementara untuk generasi Z 2000an masih duduk di bangku sekolah –beberapa bahkan baru masuk dunia sekolah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi generasi Z quartal akhir yang sekitar 10 hingga 20 tahun lagi memasuki usia produktif, mereka harus mampu bersaing dan bertahan dengan sesama generasinya yang lahir lebih dulu.

Lalu apa yang harus dipersiapkan untuk menyambut usia produktif generasi Z akhir di masa mendatang? Selain kemampuan dalam bidang pendidikan dasar, dibutuhkan kemampuan di bidang lain untuk memberikan nilai tambah bagi individu dan menjadi pembeda dari yang lainnya, salah satunya adalah kemampuan penggunaan bahasa. Kemampuan penguasaan bahasa internasional untuk berkomunikasi menjadi hal yang sangat penting, karena peningkatan kompetensi berbahasa berkaitan erat dengan persaingan ekonomi.

Bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, baik itu dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai bahasa utama untuk komunikasi dalam dunia pekerjaan, oleh karena itu, penguasaan bahasa inggris menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki seseorang ketika ia terjun di dunia kerja. Berikut ini adalah manfaat menguasai bahasa Inggris untuk karir;

 

Manfaat Penguasaan Bahasa sebagai alat komunikasi

1. Peluang Karir

“Semakin banyak kunci yang kamu miliki, maka semakin banyak pintu yang bisa kamu buka”, pepatah inilah yang sepertinya cocok menggambarkan bagaimana penguasaan bahasa itu penting untuk memperbesar peluang karir kamu di masa mendatang. Analoginya adalah orang yang menguasai bahasa A, maka akan mendapatkan pekerjaan dengan preferensi bahasa A, berbeda halnya dengan orang yang menguasai bahasa A, B, C, D dan seterusnya, bisa tergambar kan bagaimana peluangmu terbuka lebar dengan menguasai bahasa, terutama belajar bahasa Inggris, bahasa internasional.

2. Relasi

Seperti kita ketahui, perusahaan besar dengan skala internasional memiliki kantor di berbagai negara. Tentu saja dalam berkomunikasi antara kantor di negara A dan B, dibutuhkan bahasa internasional yaitu Bahasa Inggris. Semakin banyak kita berinteraksi dengan orang di luar negeri atau orang asing yang sedang menjalin kerjasama di dalam negeri maka semakin banyak juga relasi yang kita miliki.

3. Fasih Teknologi

children with technology

Tidak dapat dipungkiri, perkembangan teknologi beberapa tahun belakangan ini sangat pesat, bagi mereka yang cuek pasti akan tertinggal. Pada dasarnya, hal ini mungkin dianggap tidak penting oleh banyak orang, namun kenyataannya penguasaan Bahasa Inggris yang kurang baik sering membuat kita bingung dan tidak paham mengenai teknologi. Dengan penguasaan Bahasa Inggros, kita tentu tidak akan asing dengan istilah-istilah pada komputer, smartphone, internet, software dan lain-lain. Kalau kita sudah menguasai teknologi kekinian, pasti berguna banget buat pekerjaan kita nanti. Tidak ada ruginya kan belajar Bahasa Inggris?

4. Career Booster

Memiliki pengetahuan dalam berbahasa Inggris meruapakan salah satu aset terbesar di dunia profesional dalam mengembangkan karir yang dimiliki nantinya, pasalnya kemajuan ekonomi dunia saat ini yang semakin mengglobal mengharuskan kita bersaing sekaligus berinovasi melawan negara lain atau perusahaan lain. Individu yang tangguh dan memiliki kompetensi berbahasa Inggris pastinya akan lebih mudah mengarungi persaingan global dan menjadi nilai tambah untuk pribadi terebut, tentunya hal ini menjadi pertimbangan penting dalam perjalanan karir.

5. Percaya Diri

confidence

Poin yang satu ini mungkin sedikit sepele tapi sangat penting, seseorang yang memiliki skill atau kemampuan namun tidak mampu menyampaikannya dengan baik tentu tidak begitu disukai ketimbang orang yang kemampuannya standar tapi mampu menyampaikannya dengan baik dan jelas. Oleh karena itu, penguasaan bahasa selain bahasa ibu sangat penting, karena banyak sekali istilah-istilah yang sulit diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Sehingga penguasaan bahasa Inggris bisa menambah kepercayaan diri kamu.

6. Kerja Tambahan

Untuk kamu yang mungkin sering nonton film pasti sering lihat tulisan terjemahan di bawah layar. Tahu gak sih tulisan terjemahan itu bisa menjadi uang untuk kamu, banyak perusahaan-perusahaan jasa penerjemah yang membutuhkan tenaga penerjemah tambahan untuk pekerjaan yang ektra banyak. Ini menjadi pertimbangan buat kamu yang masih ragu dalam memulai belajar Bahasa Inggris. Selain traslator untuk film, translator yang paling sering dibutuhkan adalah untuk event-event berskala internasional atau konfrensi yang mendatangkan pakar dari luar negeri.

Lantas sudah tahukah apa yang harus dilakukan dalam waktu yang mungkin sangat dekat? Sudah tahu kan kenapa bahasa Inggris itu penting untuk kita di dunia kerja? Untuk kamu yang masih sekolah, jangan menunda-nunda untuk les bahasa Inggris. Sekarang saatnya, bukan besok atau nanti-nanti.

Fani Ingglis

~To be a long life learner and with ink to the cemetery~

One Comments

  1. Ummu Fahira

    Sepertinya bahasa arab bisa jadi pilihan buat anakku juga degh selain bahasa inggris, kl bahasa inggris kyknya anakku tinggal suruh nonton aja disney channel trus aku temenin deh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *