40 Kosa Kata Bahasa Bebasan Halus Cirebon dan Artinya

Bahasa Sunda May 30, 2017 No Comments

Indonesia memang memiliki keberagamaan yang tiada tara. Contohnya dari segi bahasa, meskipun sama-sama berada di wilayah Jawa Barat namun setiap kabupaten pasti akan memiliki satu dialeg ataupun bahasa yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga hal inilah yang menjadikan Indonesia kaya akan bahasa.

Salah satu bahasa yang juga ada di Jawa Barat adalah Bahasa Cirebon atau Bahasa Bebasan Halus Cirebon. Bahasa ini tetap memiliki keunikan dan juga kosakata yang kaya dimana berbeda dengan berbagai jenis bahasa Jawa lainnya. Ragam kosa kata berikut ini adalah ragam kosa kata yang mudah dan sering ditemui dalam bahasa sehari-hari.

"Alfatih dan Ashkar seneng banget bisa nikmati Belajar Inggris yang Fun di EF" ~ Iva. "Setiap Sabtu menjelang siang, Kyna selalu menunggu kelasnya mulai" ~ Acha. Buruan dapetin ▶ 💰 DISKONBelajar Inggris di EF English First. Belajar semakin menyenangkan! 🇬🇧 🇮🇩 🇸🇪

Berikut Kosa Kata Bahasa Bebasan Halus Cirebon

Kosa Kata Harian

  • “Jeneng” artinya adalah  “nama”
  • “boten” artinya “tidak” untuk menolak penawaran ataupun ajakan secara halus
  • “kuh atau puniku” merupakan arti kata dari “itu” untuk menunjuk suatu benda yang ada di kejauhan
  • “Inggih” artinya adalah “ya” digunakan untuk mengiyakan sesuatu
  • “kapanggih” memiliki arti “ketemu”
  • “ugi” artinya adalah “juga”
  • “punapa” artinya “kenapa” merupakan kata untuk menanyakan kondisi atau sebab
  • “mekoten” memiliki arti “begitu” sedangkan untuk kalimat larangannya seperti “jangan begitu” bisa menggunakan arti “sampun makoten”
  • “Sampeyan atau Panjenengan” artinya “Anda” untuk kalimat sapa orang kedua
  • “wangsul” artinya adalah “pulang”
  • “maksih” memiliki arti “masih”
  • “manjing” artinya “masuk”
  • “sing” berarti “dari”
  • “arep atau pan” memiliki arti “akan” digunakan untuk menyatakan akan melakukan sesuatu
  • “ningali” memiliki arti “melihat”
  • “griya” artinya adalah “rumah”
  • “seniki” berarti “sekarang” sedangkan untuk menyatakan waktu “besok” adalah “benjing”
  • “telas” artinya “habis” menyatakan sesuatu yang sudah habis tidak tersisa
  • “gesang” berarti “hidup”
  • “ical” berarti “hilang”
  • “pisang” artinya adalah sangat, biasa digunaakn untuk menyatakan ungkapan kesan
  • “Wau” artinya “tadi”
karesidenan cirebon

Photo Credit: Australian Embassy Jakarta Flickr via Compfight cc

Kosa Kata yang Dasar dan Artinya

  • “Eca” memiliki arti “bagus” untuk menyanjung sesuatu
  • “alit” artinya “kecil”
  • “cobi” memiliki arti “coba / mencoba” keinginan untuk mencoba sesuatu
  • “yatra” artinya adalah “uang”
  • “linggih” memiliki arti “duduk”
  • “teng wingking” artinya “ di belakang” untuk mengutarakan keterangan tempat
  • “teng ajeng” memiliki arti “di depan” sama juga untuk mengungkapkan keterangan tempat
  • “dinten” adalah “hari”
  • “abrit” memiliki arti “warna merah”
  • “katah” memiliki arti “banyak” untuk menunjukkan sesuatu dalam jumlah yang banyak
  • “punapa” artinya adalah “apa” sedangkan untuk bertanya bisa dengan mengatakan “siweg punapa” yang artinya “sedang apa?”
  • “ageng” memiliki arti “besar” menyatakan sesuatu dalam ukuran yang besar
  • “sadean” artinya “dagang”
  • “angsal” berarti “dapat” untuk menanyakan persetujuan bolehkah untuk melakukan sesuatu atau tidak
  • “kalih” artinya “loro”
  • “caket” memiliki arti “dekat” yang menyatakan jarak yang dekat
  • “sawon” berarti dengan “salah”
  • “bade pundi” artinya merupakan “mau kemana?”
  • “pireng” artinya “dengar”
  • “teng” artinya “di..” untuk menyatakan tempat dimana sesuatu itu berada

Pada tahun 2016 Dubes Australia Paul Grigson berkunjung ke Cirebon untuk mempelajari budaya sekaligus memberikan peluang untuk belajar di Australia. Apabila seorang penutur bahasa Inggris saja tertarik terhadap budaya Cirebon, kitapun harus bangga untuk mempelajarinya. Tidak hanya percakapan bahasa Inggris saja yang harus kita pelajari, percakapan bahasa lokal dari budaya sendiri jangan terlupakan.

Berbagai kata di atas merupakan kata-kata dasar dalam bahasa halus Cirebon yang sering digunakan untuk berbicara dengan orang yang lebih tua. Bahasa yang halus memberikan kesan yang lebih sopan dan menghormati orang yang diajak untuk berbicara.

Layaknya dalam seluruh Bahasa Jawa yang juga menggunakan bahasa-bahasa halus dan ngoko, Bahasa Cirebon pun juga demikian. Kosakata tersebut merupakan kosakata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengaplikasikan kosa kata yang halus tersebut tentu akan membuat Anda terlihat lebih menghargai orang yang lebih tua. Anda bisa mempraktekkannya langsung di lingkungan rumah sehingga bisa mendapatkan bahasa Cirebon yang semakin lancar dan bagus lagi.

Jhonny Ingglis

Heyy... if someone calls you ugly , then do not despair because it is not necessarily the person is telling a lie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *